Talkmen.com --- Satu dari sederet masalah yang dihadapi banyak orang di dunia tanpa solusi pasti. Realita dan kebutuhan hidup bisa menjadi faktor utama tentang kenapa Anda melakukan pekerjaan yang membosankan.

With all this confusion, what to do, then?

Banyak orang yang memiliki dream job terpendam, diselimuti perasaan terselubung bahwa mereka tidak nyaman dengan apa yang mereka lakukan sekarang. Tidak sedikit yang sadar belakangan, ketika telah menekuni suatu bidang selama bertahun-tahun dan akhirnya sadar bahwa apa yang mereka lakukan sekarang tidak layak untuk dilanjutkan. Jika Anda mengalami hal ini, banyak yang perlu dipikirkan, karena passion adalah sesuatu yang penting bagi masa depan Anda. Situasi ini memang membingungkan terutama ketika Anda telat mendapatkan wake up call yang terkadang bisa berkelanjutan dengan tindakan kurang bertanggung jawab seperti menghilang untuk mengejar mimpi secara tiba-tiba. Life's not Hollywood movies, mate. Spontaneous is a fun thing to do, tapi bukan untuk situasi serius seperti ini.

Jadi apa yang bisa dilakukan? Pertama, Anda perlu penyesuaian. Apakah pekerjaan saat ini terasa mulai membebani dan cenderung membuat Anda jenuh? Well, life's hard. Jika Anda tidak berusaha lebih keras dalam menekuni apa yang Anda lakukan saat ini, Anda mungkin akan tetap melakukan hal lain dengan progress yang itu-itu saja. Hasil yang baik dari sebuah pekerjaan dibangun dari disiplin dan kerja keras, itulah yang akan membentuk jati diri Anda sebagai pria serba bisa. Dengan bekerja keras dan melakukan yang terbaik, ada kemungkinan bahwa Anda akan menyukai apa yang Anda kerjakan saat ini. It's all about habit.

Hal kedua yang perlu Anda perlu lakukan adalah, lakukan negosiasi dengan atasan. Seorang pimpinan dan para employee tidak ingin Anda merasa tidak nyaman di kantor, karena hal tersebut akan berpengaruh pada performa Anda, dan tentu saja berpengaruh pada mereka. Anda perlu bertindak, carilah apa yang membuat Anda tidak betah. Terlalu banyak task? Gaji tidak mencukupi? Set up meeting dengan atasan atau supervisor Anda untuk melakukan negosiasi, bukan tidak mungkin jika mereka memiliki solusi.

Anda juga tidak boleh meremahkan faktor penyemangat bersifat sederhana. Seberapa benci pun Anda dengan kantor tempat Anda berada saat ini, pasti ada paling tidak satu atau dua hal kecil yang memiliki efek positif yang menyenangkan bagi diri Anda. Sekecil apapun itu, bahkan walaupun satu-satunya hal yang memiliki percikan kebahagiaan adalah kantin makan siang. Cobalah melakukan instropeksi, mungkin Anda kurang luwes dalam usaha mencari teman di kantor. Try to be more curious. Just like they said: "Sometimes you've got to enjoy the little things."

Satu hal lain yang cukup penting adalah: lakukan refreshing paling tidak dua atau tiga bulan sekali. Kunjungi tempat yang jauh di luar kota, pulau-pulau kecil yang memiliki eksotisme luar biasa yang bisa membuat otak Anda kembali segar. Rasa jenuh yang menumpuk di otak Anda akibat sibuknya kota besar Jakarta akan hilang seketika. Ketika kembali dari liburan, bukan tidak mungkin bahwa Anda akan sadar akan satu hal: Anda tidak membenci pekerjaan ini, namun rasa bosan terlalu mendominasi otak Anda.

Namun jika semua hal tersebut tidak membuat Anda puas, Anda tidak perlu merasa bahwa apa yang telah Anda lakukan selama ini sia-sia. Lakukan sedikit research tentang pekerjaan Anda dan pekerjaan Anda di masa mendatang, mungkin saja keduanya berkaitan dan apa yang Anda tekuni saat ini bisa menjadi batu loncatan penting bagi kelanjutan masa depan Anda. Semua hal memiliki value dan sejarahnya sendiri, believe it or not.

berkutat-dengan-pekerjaan-yang-tidak-anda-sukai