Merdeka.com --- Ketika pertumbuhan populasi manusia semakin meningkat tiap tahunnya, salah satu kebutuhan primer yang juga semakin menipis jumlahnya adalah pasokan air bersih.

Tetapi tau kah Anda di bawah lautan air asin terdapat air bersih yang kelak bisa menyelamatkan nasib umat manusia?

Dalam sebuah ekspedisi terbarunya, tim peneliti asal Denmark berhasil menemukan pasokan air bersih yang tersimpan di bawah laut Baltik, dan jumlahnya tidak sedikit.

Tanpa disengaja pengeboran yang mereka lakukan untuk menembus dasar dari laut Baltik memuntahkan air yang ditengarai berasal dari masa sekitar 100.000 tahun yang lalu. Air yang kemungkinan besar juga tersimpan di bawah lautan di seluruh dunia itu diketahui merupakan air-air yang tersegel oleh lapisan pasir ketika zaman es.

Semua air tersebut mulai terjebak ketika lautan masih sangat dalam dan hanya berupa lapisan es, sehingga mereka dengan mudah tertutup oleh lapisan tanah atau pasir. Dan ketika lapisan es di seluruh dunia mulai mencair dan meningkatkan ketinggian air laut di dunia, air-air tadi masih terjebak di bawah tanah, Gizmodo (03/07).

Sedangkan menurut penelitian yang dilakukan setahun lalu, dilaporkan jika cadangan air bawah tanah laut-laut di dunia bisa mencapai 120.000 mil kubik, angka tersebut sekitar 100 kali lebih banyak ketimbang seluruh air yang telah dibor oleh manusia di daratan selama seratus tahun terakhir.

Di masa depan ketika jumlah air tidak lagi bisa mendukung populasi manusia, sumber-sumber air tersebut bisa dimanfaatkan dengan melakukan pengeboran layaknya mengebor minyak, karena memang air tersebut tersimpan 3 mil di bawah dasar laut. Oleh sebab itu, meskipun cadangan air melimpah, tetapi harganya diperkirakan bisa sangat mahal.