Talkmen.com --- Dalam hal mendekati wanita, pastinya kita sebagai pria akan menghadapi banyak tantangan. Bisa jadi setiap wanita memiliki tingkat kesukaran yang berbeda-beda untuk ditaklukkan hatinya. Tetapi apakah Anda pernah merasa tidak sreg saat ditengah-tengah proses pendekatan Anda dengan sang gebetan? Tentunya hal ini akan menjadi faktor pengganggu terbesar dalam usaha Anda mendapatkan hatinya. Perasaan tersebut terkadang muncul di saat yang tidak tentu. Bisa jadi saat Anda mengajak si dia ngobrol, lalu tiba-tiba dia tidak mengerti arah pembicaraan Anda alias lugu. Atau mungkin Anda kurang suka dengan tingkah lakunya yang seketika membuat Anda kehilangan feeling. Well, banyak sekali hal yang mungkin terjadi dalam hal pendekatan, dan jalan keluar satu-satunya adalah meyakinkan diri Anda. Take it, or leave it. Setelah Anda yakin dengan pilihan Anda, segeralah berbuat sesuatu agar tidak berbuah buruk di kemudian hari. Jika memang Anda harus meninggalkan si dia, cobalah dengan cara yang baik dan tidak menyakiti perasaannya sebagai wanita. Tapi kebanyakan pria merasa sangat bingung saat mereka dihadapkan dengan posisi yang ekstra sulit seperti ini. Terlebih lagi Anda yang tidak ingin hubungan Anda dengan si dia rusak, mungkin misalnya karena si dia adalah saudara atau teman dari sahabat Anda, atau mungkin teman sekantor Anda, dimana diluar masalah ini Anda akan tetap memiliki hubungan dengannya untuk jangka waktu yang tidak bisa ditentukan. Nah, kali ini kit akan amencoba memberikan beberapa poin yang mungkin bisa Anda coba untuk menghindar dari gebetan Anda dengan cara yang (mungkin) cukup baik. Kurangi intensitas komunikasi Komunikasi adalah hal yang paling penting dalam menjalankan hubungan, apalagi dalam proses membangunnya. Anda bisa mengurangi intensitas komunikasi Anda dengan si dia yang secara tidak langsung akan memberikan dia "kode". Saya yakin, wanita lebih peka dalam hal ini dibandingkan dengan pria. Jika dia menanyakan mengapa Anda belakangan ini jarang menghubunginya, Anda bisa dengan tenang menjawabnya dengan alasan-alasan masuk akal. Salah satu alasan masuk akal yang paling pasaran adalah: Anda sedang sibuk dengan pekerjaan Anda. Hindari ajakan bertemu Langkah selanjutnya yang berkesinambungan dengan poin sebelumnya adalah menjaga jarak dengan si dia. Setelah Anda mengurangi intensitas komunikasi Anda dengan si dia, secara tidak langsung Anda juga harus mengurangi intensitas bertemu dengan dia. Karena pastinya Anda akan tampak canggung saat bertemu dengan dia dalam keadaan anda sudah tidak tertarik dengan dirinya. Jika dirinya yang memancing Anda lebih dahulu, alasan "sibuk" bisa kembali Anda gunakan. Alasan klasik seperti "acara keluarga" juga bisa Anda gunakan untuk menghindari si dia. Tetapi pastikan dulu dirinya tidak kenal dekat dengan keluarga Anda karena Anda akan tampak buruk jika dia tahu bahwa Anda membohonginya. Stay calm Bersikaplah santai layaknya tidak terjadi masalah apa-apa. Jika Anda secara tidak sengaja berhadapan dengan dia dalam suatu acara atau kegiatan, Anda cukup bersikap seperti biasanya saja, dan jangan terlihat cuek didepannya. Sikap cuek Anda akan berakibat fatal dan bisa jadi membuat dia kesal atau mungkin benci dengan Anda, tergantung sejauh apa pendekatan Anda dengan si dia. Jangan buat hubungan pertemanan Anda dengan dia rusak karena sikap awkward Anda. Be honest Jika memang Anda siap untuk mengatakan yang sebenarnya kepada mereka, katakan saja. Sebenarnya wanita lebih memilih Anda berkata jujur walaupun itu menyakitkan, tetapi setidaknya bisa membuat mereka merasa lega. Mungkin mereka bisa mencari tambatan hati lain tanpa terbebani dengan kehadiran Anda. Coba katakan alasan Anda dengan baik, dan lengkapi kejujuran Anda dengan rangkaian kata yang enak didengar sehingga tidak menyakiti perasaan mereka lebih dalam. Ingat, wanita itu makhluk yang halus dan perasa. Pastinya mereka akan lebih mudah terluka, apalagi dalam urusan asmara. Yeah, love and relationship memang merupakan sebuah hal menyenangkan yang bisa menjelma menjadi sebuah momok yang sangat mengerikan. Memang dalam sebuah hubungan itu tidak ada yang sempurna, dan masing-masing pihak diwajibkan untuk saling melengkapi satu sama lain. But honestly, lebih baik Anda mundur teratur dalam langkah pendekatan Anda jika Anda merasa tidak nyaman, daripada harus memaksakan diri dengan keadaan si dia yang mungkin tidak cocok dengan pribadi Anda.