Merdeka.com --- Sejak menginjakkan kakinya di Indonesia pada Juni 2013, Derek Freal mengaku telah jatuh cinta terhadap negara ini.

Dia pun mengungkapkan kecintaannya terhadap Indonesia lewat berbagai media, mulai dari blog, hingga akun Twitter miliknya.

Tak hanya itu, Derek berangan-angan menjadi warga negara Indonesia setelah melihat keramahan penduduknya. Namun, kasus overstay dan makiannya terhadap kantor imigrasi Solo membuat impiannya tidak bisa menjadi kenyataan.

"Semua orang kenal saya orang baik. Saya bermimpi akan jadi orang Indonesia, jika saya dideportasi mungkin tak akan kembali lagi.

Saya sempat menangis, saya cinta dengan negara ini, saya ingin menikah di sini," ungkap Derek , Jumat (6/6).

Derek ditahan kantor imigrasi Solo karena visa miliknya sudah expired. Derek mengaku masa berlakunya hanya lewat sehari, namun petugas imigrasi menolak memperpanjangnya.

Lewat akun Twitternya, Derek mengungkap kekesalannya dengan berkata "f*** kantor imigrasi". Menyadari kesalahannya, dia langsung menghapusnya tak lama setelah diposting. Dia meyakini, kata-kata itulah yang membuatnya ditahan di kantor imigrasi.

"Saya tahu kata-kata itu salah dan saya sudah meminta maaf beberapa kali, tapi saya sangat marah dan tidak berpikir panjang. Jadi, inilah bayarannya," ujarnya menyesali perbuatannya.