Bandara paling hi-tech dan 'hijau'. Memecahkan rekor dunia, sebagai bandara pertama di dunia yang menghasilkan listriknya untuk operasionalnya, dari tenaga surya.

India membuktikan ketangguhannya soal teknologi. Cochin International Airport (CIAL) di Kochi, India, menjadi bandara pertama di dunia yang beroperasi sepenuhnya dengan tenaga surya! Bandara ini memiliki pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas 12MWp, dengan 46,150 panel surya yang terhampar di area seluas 45 hektar yang baru diumumkan pertengahan minggu ini.

Dengan fasilitas ini, CIAL merupakan institusi dengan pembangkit listrik tenaga surga terbesar di kawasan ini. Panel-panel suryanya berada di sekitar area kargo internasional. Setelah pengumuman ini, instalasi ini diharapkan bakal menghasilkan listrik dari 48 ribu panel surya. Ditambahkan pembangkit listrik sebelumnya yang menghasilkan 1.10 MWp, diharapkan mereka bisa memproduksi sendiri listriknya untuk operasional bandara sepeuhnya, siang dan malam.

Menurut pejabat India, sampai 25 tahun ke depan, proyek ramah lingkungan seperti ini akan menghindarkan emisi CO2 dari pembangkit listrik tenaga batu bara. Pembangkit model lama seperti itu menghabiskan 300 ribu metric tons bahan bakar, yang setara dengan menanam 3 juta pohon.

Dengan teknologi ini, bandara Cochin akan memiliki 50 ribu sampai 60 ribu unit listrik untuk digunakan untuk seluruh operasional bandara. Artinya, bandara ini akan menjadi netral. Selama ini isu polusi dan udara yang sehat selalu jadi masalah utama di kota-kota besar di India.

India merupakan negara terbesar ketiga yang menghasilkan emisi karbon dioksida pada 2009, 1,65 Gy per tahun, di bawah Cina dan Amerika Serikat. Dengan kata lain, tiap orang di negara-negara Asia Selatan menghasilkan emisi sebesar 1,4 ton CO2. Bandingkan dengan Amerika Serikat, 17 ton per orang.