Merdeka.com --- Setelah diprotes Mesir, China akhirnya bakal menghancurkan patung tiruan Sphinx di Giza yang terkenal.

Patung terletak di Provinsi Hebei itu berukuran panjang 60 meter dan tinggi 30 meter.

Sebelumnya Kementerian Warisan Antik Mesir menyampaikan pernyataan protes kepada Unesco, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (26/5).

Pejabat China mengatakan patung replika yang terbuat dari besi dan semen itu hanya akan digunakan buat syuting drama televisi dan film.

"Kami sangat menghormati semua warisan dunia dan menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahpahaman," kata seorang juru bicara yang tidak ingin diketahui namanya kepada kantor berita Xinhua.

Seperti patung aslinya di Mesir, pembuat patung tiruan di China itu menjiplak hidung Sphinx yang patah ribuan tahun lalu.

Patung Sphinx di China itu dibuat dari beton selama dua bulan.