Bintang yang berkilauan ternyata bukanlah satu-satunya permata di angkasa loh. Sekelompok ilmuwan melaporkan pada Kamis lalu akan keberadaan "planet berlian" dengan ukuran dua kali lebih besar dari Bumi dan delapan kali massa planet Bumi. Planet berkilap itu berputar di dekat sebuah bintang. Bahkan ini bukanlah planet berlian pertama yang ditemukan, namun planet ini adalah yang pertama ditemukan mengorbit bintang menyerupai matahari dengan unsur kimiawinya yang bisa dirinci secara spesifik. Planet berlian ini pertama diobservasi tahun lalu dimana para peneliti pertama mengasumsikan bahwa unsur kimia planet ini mirip dengan Bumi. Namun setelah analisis mendetail dari tim peneliti gabungan Amerika dan Prancis, mereka mendapati bahwa planet yang diberi nama 55 Cancri e sangat berbeda dari Bumi. Rupanya planet ini sebagian besar terdiri dari gabungan karbon (seperti grafit dan berlian), besi, karbid silikon, dan mungkin silikat. Planet ini pun sepertinya sama sekali gak punya air apalagi sekitar sepertiga dari massa planet bisa terbuat dari berlian, sejenis karbon yang sangat padat. Jika dibandingkan, interior Bumi lebih kaya dengan oksigen dan sangat sedikit karbon. Planet tersebut mengorbit bintangnya sangat cepat,satu tahun di Bumi berlalu hanya 18 jam di planet tersebut. Dan karena terletak sangat dekat dengan bintangnya, suhu di permukaan rata-rata 3900 derajat Fahrenheit (2148 derajat Celsius), sangat tidak memungkinkan adanya kehidupan. Source: AFP