
Yup, Ahmad Fahreza, mahasiswa Fakultas Biologi UNAS ini, gemar melakukan olahraga diving.
Reza, biasa dia dipanggil, ngaku mulai tertarik ama dunia menyelam sejak gabung ama klub diving di kampusnya, Biologi Diving Club (BDC). Tepat pada Februari 2011, Reza jatuh cinta dengan laut dan menggeluti hobi divingnya ini.
Awalnya ia merasa takut untuk melakukan diving, tapi setelah itu dirinya justru merasa ketagihan dengan keindahan bawah laut.
Perasaan saat diving yag pertama ngeri dan menakutkan, masih asing lah sama dunia bawah laut. Tapi karena sering, jadi terbiasa, bisa menikmati keindahan bawah laut dan saya merasa lebih tenang,” katanya.
Selain memuaskan hobinya, menurut Reza, kegiatan diving itu juga bisa menambah ilmunya tentang kelautan. Itu karena kegiatan diving yang ia lakukan bersama klubnya ini memiliki kegiatan, yaitu konservasi kelautan, kegiatan pencinta terumbu karang, penanaman bakau dan sebagainya.
Ya karena saya di biologi, sayang kalau ilmunya gak dimanfaatkan, jadi hobinya berguna,” kata Reza.


Reza selama ini memang melakukan kegiatan divingnya tidak lepas dari kegiatan klubnya, serta di bawah naungan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI).
Walaupun begitu Reza tetap berkeinginan untuk melakukan hobinya ini secara mandiri.
Reza sendiri telah menyelami lautan di Kepulauan Seribu (Pulau Kotok Besar, Pulau Gosong Sekati, Pulau Pramuka dan Pulau Tidung) dan yang terjauh di perbatasan Pulau Riau di daerah Pulau Anambas.
Saya ingin sekali diving di Raja Ampat, Papua. Ada yang mengatakan bahwa di sana lah surganya para penyelam di Indonesia,” kata Reza saat ditanya tempat impiannya untuk melakukan hobinya ini.
Reza yang bercita-cita menjadi seorang instruktur diving saat ini telah menjabat sebagai ketua BDC, tepatnya sejak 7 September 2013. Menurut Reza, kenaggotaan BDC saat ini sudah gak eksklusif tapi juga terbuka untuk umum.
Nah bagi yang tertarik mengikuti jejak penyelam muda ini, buruan yuk datang ke Fakultas Biologi UNAS!!
