Secara umum, dogtag adalah kalung yang dikenakan oleh anjing yang memuat sebuah plat logam diatasnya tertulis nama pemilik anjing tersebut beserta alamatnya. Tujuannya adalah apabila sewaktu-waktu anjing tersebut hilang, orang yang menemukannya tahu kemana harus mengembalikannya.
Konsep identitas seperti itu, diadaptasi oleh militer Amerika. Dogtag digunakan oleh para serdadu Amerika untuk mengidentifikasi korban tewas atau cidera. Tapi tentu saja yang diadaptasi hanya konsepnya, bukan bentuknya. Bentuk dogtag yang dipakai oleh serdadu Amerika bukanlah seperti kalung choker yang biasa dipakaikan ke anjing.
Bentuknya adalah sebuah plat metal yang tergantung pada rantai metal tipis. Pada plat metal, pesan ditulis dengan cara emboss atau huruf timbul. Biasanya dogtag memuat dua plat. Jika seorang serdadu tewas, sebuah plat akan diambil untuk didata, sedangkan sebuah plat lagi akan tetap bersanding di leher serdadu itu.
Informasi yang tertulis di plat umumnya antara lain nama belakang (nama keluarga), inisial, nomor anggota ketentaraan, tanggal lahir, golongan darah, dan agama. Namun kini begitu dogtag dipakai oleh tentara di luar Amerika, format informasi dogtag pun berbeda-beda. Ada yang mencantumkan ukuran masker, kewarganegaraan, atau riwayat kesehatan singkat.
Kini dogtag tidak hanya digunakan oleh serdadu. Dogtag telah beralih fungsi sebagai fashion. Biasanya dogtag dipakai sebagai asesoris bagi orang yang memakai fashion army print. Kesan yang ditunjukkan dogtag pada pemakainya adalah image militer yang gagah dan kuat.
Informasi yang dicantumkan di plat pun beda dengan dogtag militer asli. Biasanya plat ditulisi biodata pemakainya, dilengkapi dengan logo band favorit, quote, atau moto mereka masing-masing. Beberapa orang memberikan modifikasi seperti menggunakan kalung rantai berwarna emas, atau menahtakan berlian pada platnya. Tertarik?[rad]
Sumber foto: kala-web.com