Talkmen.com --- Totalitas dalam karier adalah pencapaian terbaik yang telah diraihnya.

Chendy Sumera Advani, sosok sensual yang akan membagi cerita dan pengalamannya tentang sebuah achievement. Tak muluk-muluk, menjadi sosok yang selalu disibukkan dengan ragam aktivitas di dunia broadcast adalah kebahagiaan tersendiri baginya.

Chendy Sumera Advani, dara kelahiran 23 April 1989 telah sejak lama menggoda untuk mengenal dirinya lebih jauh lagi. Tanpa banyak basa-basi, akhirnya kita berkesempatan mengajaknya tampil untuk kali ini. Cuaca yang begitu terik dan (seperti biasa) lalu lintas Jakarta yang membuat sakit kepala tak membuatnya larut dalam kelelahan. Lulusan London School of Public Relations ini betul-betul memiliki daya tarik yang begitu atraktif saat sesi pemotretan dimulai.

Saat make-up artist memulas wajah sensualnya, ia pun berbagi cerita mengenai perjalanan hidup yang cukup berkesan. Entah sebuah emansipasi atau inspirasi, caranya memandang hidup begitu membuat Talkmen terpesona. Pengalaman hidup bagi gadis yang akrab disapa Chendy ini seperti kanvas yang menorehkan banyak warna. Kariernya sebagai penyiar dan public relations sebuah restoran ternama telah menjadikannya sosok wanita mapan dengan prinsip yang mungkin tidak semua orang bisa menjalaninya.. work hard, party harder!Tidak cuma itu, karena menurutnya hidup adalah sebuah proses penyelarasan, jiwa sosial tetap melekat dalam benaknya. Turning point apa yang pernah ia rasakan? Simak wawancaranya bersama Talkmen.

Could you simply describe about yourself?

Well, like the other girls, I’m not that different. Tapi begitu banyak hal yang membuat aku paham the meaning of life semenjak Ibuku wafat tahun 2000 lalu. But, life must go on.. Aku lima bersaudara, tapi aku hidup terpisah dari keluargaku. Dari situlah aku berangkat untuk mulai menata hidup aku sendiri, dari mulai sekolah, kuliah, sampai mengejar karier. Semua aku kejar for my own happiness, and I’m very proud of it.

Apa yang membuat kamu memutuskan untuk menjadi seorang penyiar radio?

Sebenernya kalau ditanya ini aku juga bingung jawabnya. Emang dari dulu aku itu suka banget dengerin radio, dan cita-citaku gimana caranya supaya aku bisa terjun ke dunia broadcast. And I got it, finally! (wajahnya berbinar). Selain penyiar, aku kan juga masih menangani program Homesession 99ers Radio Jakarta sebagaiCreative Music Director untuk mengangkat dance scene di Jakarta. Kalau untuk my very own project, sebenernya aku juga mau bikin ADVmanagement, some kind of agency gitu deh.. hehehe.

Mengapa kamu lebih memilih dunia radio dibandingkan dengan lain?

I have to admit kalau aku emang suka banget jadi seseorang yang informatif buat orang lain. Semakin ke sini, semakin aku tahu kalau it’s my passion. Dengan kerja di radio, aku happy banget kalau bisa entertaining people and keep them stay on my tunes. Itu sih yang bikin aku terus bertahan untuk jadi penyiar dan berkecimpung di dunia broadcast sampai sekarang.

Pengalaman apa yang paling tidak terlupakan dari pekerjaan kamu sebagai penyiar radio?

Hmmm, hard to tell. Tapi menurut aku pengalaman yang paling enggak bisa aku lupain itu adalah di saat awal aku menjalani karier sebagai penyiar. Pernah aku jadi MC untuk suatu event yang dibuat oleh salah satuprovider, dan aku cuma dibayar Rp20.000 untuk satu hari full day. Buat aku itu pengalaman yang berhargabanget sih dan mulai dari situ aku sangat menghargai artinya kerja.

Apa yang membuat kamu memilih untuk terjun ke dunia entertainment?

Basically untuk karier sebetulnya aku enggak pernah pilih-pilih, rejeki enggak boleh ditolak kan? Hahaha.. Cuma ya balik lagi, aku bener-bener terjun ke entertainment karena emang aku suka. Passion aku di situ dan akuenggak pernah bosen ngejalaninnya. I’m so in love with my job sih actually..

Apa arti sukses untuk seorang Chendy?

Sukses buat aku itu di saat nantinya aku sudah mampu dan bisa membangun keluargaku sendiri. Siapa sih yang enggak mau punya suami yang bijak, anak-anak yang sukses, punya rumah impian? Menurutku, itulah sukses, ketika aku bisa membangun keluarga kecilku sendiri yang akan membayar semua capeknya aku.

Jika kamu harus mendeskripsikan diri kamu dalam lima kata, apa saja dan kenapa?

Oke, menurut aku, aku itu.. talented, honest, independent, extraordinary, and fabulous! Nah, lima kata itulah yang bisa kasih gambaran hidup aku sepenuhnya. A bit narcistic, no?

Talking about men, pria seperti apa yang kamu suka?

Loyal, wise, and mature. No more, no less. Hahaha..

Apa fantasi seks terliar kamu yang ingin kamu wujudkan?

(Wajahnya merona merah saat pertanyaan ini dilontarkan). Sumpah ya, untuk pertanyaan yang satu ini mungkin jawabanku agak aneh. Dari dulu aku itu pengen banget have sex with my someone special di dalam sebuahlimousine di New York and it’s raining outside. Buat backsound, aku mau banget sambil dengerin chill out music and champagne. Damn hot!

So, what is your definition of a real man?

I like this one. For me, real man is a man who's not afraid to become a father! (so, listen up guys!)

1

 

2

4

5

6

8

9

Look into her eyes and you'll find out how inspiring she is.