[mp3-jplayer tracks="Grovin Street - Tak Bisa Pindah@album/mtl2012/01.mp3"]
Memperkenalkan salah satu dari jebolan ajang Meet The Labels 2012, Groovinstreet siap mewarnai kanvas musik tanah air dengan warna-warni groovy jazz-nya.
Jakarta, 15 Januari 2013 - Ajang Meet The Labels 2012 lalu membuahkan hasil sekelompok anak muda asal Jogja yang mengusung nada-nada urban jazz yang catchy dan groovy. Mereka menamakan dirinya Groovinstreet, setelah sebelumnya mereka wara-wiri dari dunia panggung jazz dengan nama Holiday Pop. Bersama Holiday Pop, mereka sempat ikut andil bagian di gelaran Java Jazz Festival 2011 dan mendapatkan kehormatan untuk bisa berkolaborasi dengan musisi jazz kaliber dunia, Maurice Brown.
Prestasi tersebut tentu tidak mudah bagi Fariz/penki (vokal /accoustic gitar), Eko (keys/synth), Febby (bass) dan Chasan (drums,percussion), yang membentuk Groovinstreet di akhir 2011. Berbekal keahlian masing-masing personil memainkan nada-nada bernuansa catchy dengan balutan pop jazzy, dance , soul, rnb dan unsur akustik, mereka mulai mengasah potensi mereka dari panggung ke panggung, dari kota gudeg hingga kota-kota besar lainnya.
Perjuangan tersebut berbuah indah ketika mereka ikut dalam ajang Meet The Labels, sebuah ajang kompetisi band dimana mereka bermain di depan 5 perwakilan labels rekaman besar di Indonesia. Dari sekian banyak peserta, Groovinstreet berhasil menarik perhatian Seven Music, salah satu labels rekaman asal Jakarta yang menjadi rumah dari band-band macam Barry Likumahuwa Project, Ecoutez, Soulvibe dan lainnya, untuk kemudian dikontrak dan menjadi bagian dari keluarga besar Seven Music.
Bersama Seven Music, mereka mencoba menarik perhatian insan musik tanah air dengan single pertama mereka, "Tak Bisa Pindah" yang akan rilis di tahun ini. Dibuat di pertengahan 2012, lagu ini menceritakan tentang perasaan cinta seseorang kepada pujaan hatinya yang begitu besar hingga dia tak bisa pindah ke lain hati walaupun dia tidak tahu/tidak peduli apakah orang yang dia cintai itu mencintai dia atau tidak.
Lagu ini sendiri "based on true story" yaitu dari teman Penki yang mengalami hal tersebut pada pujaan hatinya yang akhirnya berakhir bahagia, dimana ia akhirnya menikah dengan wanita yang dia cintai itu karena perjuangan kerasnya. "Dari sini saya mencoba menulis kisah yang indah ini dan mencoba membagikannya kepada orang lain, kami yakin bahwa pastinya tidak sedikit yang memiliki kisah serupa dengan dia, "ungkap Penki.
Jika didengar, "Tak Bisa Pindah" ini bernuansa ceria dan kental dengan unsur pop jazzy berbalut akustik yang sedikit diberi campuran RnB. Yang mengejutkan di lagu ini adalah munculnya bagian rap pada salah satu bagiannya. Adapun vokal rap-nya sendiri diisi oleh Febby, bassist dari Groovinstreet sendiri. Really talented!
Bersama "Tak Bisa Pindah", Groovinstreet berharap kehadiran mereka bisa membawa angin segar buat industri musik Indonesia di tahun baru ini.