Siapa bilang karya film anak bangsa tidak sebagus garapan sineas asing' Mungkin juga dianggap tidak kreatif dalam mengembangkan genre film' Ah, itu cuma isu guys karena kita tahu, karya sineas lokal juga mampu bersaing dengan karya film asing di pasar dalam negeri maupun di kancah internasional. Untuk itulah, dukungan buat para sineas lokal, apalagi yang muda-muda, perlu diberikan agar mereka terus bisa menghasilkan karya-karya bermutu, yang pastinya gak cuma nampilin jago nampilin film horor yang jalan ceritanya terlalu dibuat-dibuat. Karenanya ajang seperti INAFFF (Indonesia International Fantastic Film Festival) jadi penting artinya buat pengembangan bakat sineas lokal. Kebetulan bagi sineas berbakat, tidaklah mudah untuk masuk ke industri film nasional dan festival merupakan salah satu jalannya. Pagelaran INAFFF 2011 kali ini pun juga membawa misi yang sama dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, yaitu mendukung para sineas berbakat meujudkan mimpinya untuk bisa menampilkan karyanya yang gak kalah kualitasnya ke khalayak luas. Upaya mewujudkan mimpi para sineas itu kali ini juga didukung oleh Bank Negara Indonesia (BNI) melalui program bantuan bagi pengembangan industri kreatif. Film yang dapat dukungan dari BNI itu di antaranya dalam rangka memberdayakan potensi, dan memiliki ide orsinil. Setelah melalui seleksi ketat, INAFFF 2011 akan menampilkan delapan film finalis kompetisi LA Lights Indie Movie (banner-ads