Jepang adalah salah satu negara dengan gunung aktif terbanyak di dunia. Hal tersebut membuat beberapa ilmuwan negeri tersebut berkesimpulan jika akan ada masa di mana negeri Sakura ini bakal benar-benar hilang karena erupsi dari gunung-gunung tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Yoshiyuki Tatsumi dan Keiko Suzuki yang merupakan peneliti dari Universitas Kobe, Jepang. Mereka bahkan memprediksikan negara ini bakal lenyap karena gempa bumi dan erupsi gunung berapi pada abad 22 mendatang.

Pernyataan Tatsumi dan Suzuki ini bukannya tanpa alasan. Setelah melakukan penelitan yang cukup lama, akhirnya ditemukan sebuah kawah raksasa di bagian selatan pulau Kyusu. Diperkirakan kawah tersebut udah ada sejak 28.000 tahun lalu berkat letusan gunung berapi. Dahsyatnya lagi, letusan tersebut mampu menciptakan kawah seluas 23 kilometer.

Para ilmuwan tersebut kemudian menggabungkannya dengan data frekuensi letusan gunung berapi di lokasi yang sama selama 120.000 tahun ke belakang. Hasilnya sangat mengejutkan, mereka berkata jika sepersen ledakan gunung berapi di daerah tersebut bakal mampu menghilangkan Jepang dari peta dunia.

Lebih lanjut, pulau tersebut adalah tempat dari sekitar jutaan orang. Jadi, ketika terjadi erupsi tersebut maka akan mampu membuat mereka yang tinggal bakal hilang ditelan lava. Jadi, bisa disimpulkan jika bencana tersebut bakal merenggut banyak sekali korban.

Hal ini menjadi semacam peringatan terhadap Jepang. Sebisa mungkin pemerintah harus melakukan tindakan pencegahan hingga penangangan dini. Mengingat bencana alam kadang adalah sesuatu yang nggak terprediksi datangnya.