Teknoup.com --- Upaya Apple untuk mendiversifikasikan produk smartphone miliknya ternyata tidak berjalan dengan sukses. Ini terungkap dari sebuah kabar yang berasal dari rantai suplai komponen Apple di Taiwan yang menyebutkan bahwa Apple telah membangun gudang untuk menyimpan iPhone 5c miliknya yang tidak laku terjual.

Apple merilis iPhone 5c tahun 2013 lalu dengan maksud untuk meraih pasar mobile kelas menengah. Smartphone dengan casing plastik warna-warni tersebut ternyata tidak disambut antusias sehingga masih tersisa stok sebanyak 2 juta unit di pabrik Pegatron dan sisanya terdapat di berbagai toko ritel yang dipunyai operator maupun distributor.

Sumber tersebut selanjutnya menyebutkna bahwa kegagalan penjualan iPhone 5c diakibatkan oleh ukuran layarnya yang dianggap terlalu kecil dan harganya yang tergolong tinggi untuk sebuah ponsel di kelasnya. Apple menjual iPhone 5c seharga USD 549 untuk model 16GB dan USD 649 untuk model 32GB.

Pihak Apple sudah menghentikan order iPhone 5c sejak akhir tahun 2013 lalu namun demikian stoknya sampai sekarang masih banyak. Oleh karena itu muncul spekulasi bahwa iPhone 5c tidak akan ada penerusnya dan mungkin saja Apple akan menjual murah iPhone 5c agar stok tersebut dapat segera dihabiskan.