Memburu hewan apalagi hewan langka yang dilindungi tentu saja dilarang dan akan ada sanksi tersendiri bagi orang yang melakukannya. Nah kejadian tersebut pun menimpa Raja Spanyol yang kepergok berburu gajah. Raja Spanyol Juan Carlos tidak lagi menjadi presiden kehormatan di satu kelompok konservasi setelah gambarnya selepas berburuh gajah di Botswana awal tahun ini tersiar. World Wide Fund (WWF) cabang Spanyol mengatakan jabatan kehormatan kepeada Raja itu dibatalkan, karena tindakannya berpartisipasi dalam safari berburu sangat tidak sesuai dengan tujuan kelompok tersebut yaitu melindungi spesies langka. Meskipun Raja diketahui sejak lama sebagai pemburu, biasanya dia melakukan hobinya dengan diam-diam. Namun kunjungan ke Botsawana muncul ke permukaan, karena dia mengalami retak tulang panggul, dan dievakuasi ke Spanyol untuk menjalani operasi. Segera setelah itu media massa mempublikasikan foto dimana Raja terlihat memegang senjata, berfose di depan gajah yang sudah mati. Foto itu segera saja menuai kritik akan gaya hidupnya. Pada saat yang sama, satu dari empat penduduk Spanyol menganggur, karena krisis ekonomi. Raja berusia 74 tahun itu ditekan untuk segera meminta maaf, dan petisi nasional diluncurkan agar dia mundur dari perannya di kelompok konservasi, yang atas bantuannya dibuka cabangnya di Spanyol pada tahun 1968. Dalam sebuah pertemuan luar biasa di Madrid, 94% anggota setuju untuk memecat Raja. Juru bicara WWF Spanyol mengatakan, meskipun itu adalah perburuan legal dan diatur undang-undang, namun sangat tidak sesuai dengan jabatannya sebagai presiden kehormatan dari organisasi yang memperjuangkan kehidupan liar dan lingkungan seperti WWF. Sejauh ini istana belum memberikan komentar. Namun sumber di koran lokal menyebutkan monarki menghargai keputusan tersebut. Wah semestinya sang raja kan bisa jadi panutan ya buat kebenaran. Ada-ada saja .... Source : The Telegraph