
Udah hampir 15 tahun lebih umur logo Jogja berwarna hijau gelap itu dipakai. Inilah waktu yang pas untuk melakukan pembaruan, ungkap beberapa orang. Yup, akhirnya in direalisasikan dengan dibuatnya logo baru Jogja yang lebih keren, terkesan modern dan punya makna khusus di tiap lekukan hurufnya. Sayangnya, bentuknya yang terlalu modern itu malah absurd dan terbaca ‘Togua’ .
Netizen pun sempat protes dengan logo baru ini hingga bikin trending #togua yang cukup menyita perhatian banyak orang. Sebenarnya visi yang dibawa logo baru ini keren banget, Guys. Bentuk lengkungan semi simetris dari masing-masing huruf penyusunnya seakan ingin menonjolkan misi Jogja Renaisans yang melingkupi banyak aspek secara detail. Konsepnya boleh keren abis, tapi desain Togua benar-benar mengganggu.

Melayani protes masyarakat yang makin membludak, akhirnya dibentuk satuan khusus bernama Tim 11 yang mewadahi aspirasi masyarakat. Organisasi non profit ini kemudian berhasil mengumpulkan sekitar 2.116 logo dan 1.191 tagline. Setelah diseleksi ketat serta dikombinasikan di sana sini, akhirnya tersisa tujuh terbaik dan dipadukan lagi hingga menyisakan top 3. Sri Sultan pun memilih Jogja Istimewa dengan tulisan merah dan background putih setelah melalui analisa panjang.
Tulisan merah melambangkan keberanian, semangat perubahan dan menuju ke arah yang lebih baik. Sedangkan tulisan kecil ‘jogja’ melambangkan kesetaraan, kesetiakawanan dan loyalitas. Banyak yang menyukai lambang baru dan menilainya lebih simple, catchy dan menarik. Well, selamat dan ditunggu untuk realisasi dari visi misi logo baru tersebut. Go, Jogja!
