Pada awal era 70an, wanita sudah menarik perhatian lewat graffiti. Di Brooklyn, USA, nama-nama seperti GRAPE dan CHARMINE sudah muncul dan tenar lewat graffiti. Tapi di era ini tak ada mengalahkan BARBARA 62 dan EVA 62 dari Manhattan. Keduanya menjajal dinding-dinding jalanan, taman kota, dan stasiun kereta bawah tanah sebuas artis-artis graffiti pria.   Di pertengahan 70an, ada lagi seniman-seniman wanita yang berkarya secara konsisten di jalanan dan stasiun kereta bawah tanah. Dalam periode ini, graffiti artist yang terkenalantara lain adalah LIL LOVE 2, dan LADY PINK. LADY PINK bisa dibilang sebagai graffiti artis wanita yang bertahan paling lama. Sampai saat ini ia masih aktif di scene graffiti.   Masuk ke tahun 1980an, LADY PINK ternyata memberikan inspirasi bagi para seniman wanita lainnya untuk terjun ke dunia graffiti. Nama-nama terkenal yang muncul di era ini antara lain LADY HEART, ABBY, (LIL-LOVE TBL), DAWN, dan LADY BUG.   Di era 90an, graffiti artist wanita makin menunjukkan level komitmen yang tak kalah dengan pria. Para wanita yang telah menerjunkan dirinya ke scene graffiti ini mulai terlibat dalam kegiatan bombing, burners, roller letters dan tagging di seantero kota New York. Salah satu graffiti artist wanita yang telah menorehkan namanya dengan luas di New York adalah MS MAGGS.   Selain itu di Brooklyn ada DIVA, HOPE dan DONA yang tergabung dalam kelompok Vandals In Control. Mereka telah menghasilkan karya berupa mural di berbagai sudut kota. Ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat bagus bagi wanita untuk generasinya dengan cara menyamakan derajatnya di bidang yang orang-orang anggap telah didominasi oleh pria. [rad]   Sumbe foto: inmagine.combanner-ads