Kamu penyuka kuliner berbau Jepang pastinya udah paham banget nih dengan sajian unik satu ini. Yup, kue mochi atau kue beras ketan ini terkenal sangat lezat dan juga kenyal di mulut. Penganan satu ini juga merupakan salah satu yang nggak boleh ketinggalan dalam berbagai perayaan, misalnya aja tahun baru. Tapi, siapa yang menyangka jika lembutnya kue ini berbuntut kejadian yang membawa petaka.

Sebuah kejadian buruk terjadi pada pesta perayaan pergantian tahun kemarin. Diketahui, ada sekitar 18 warga setempat yang kritis dan harus dibawa ke rumah sakit. Setelah diteliti, penyebabnya ternyata adalah memakan kue mochi.

Bukan karena keracunan ataupun penggunaan bahan yang nggak berkualitas sehingga menyebabkan hal buruk ini terjadi, tapi lantaran cara memakannya. Diketahui, dalam perayaan khusus misalnya tahun baru, mochi harus dikonsumsi dengan cara ditelan bulat-bulat. Meskipun terdengar remeh, siapa yang menyangka jika hal ini berbuntut pada kejadian nahas yang dialami beberapa orang lantaran tersedak.

Bahkan dilaporkan jika selama perayaan tahun baru, ada sekitar 31 kasus dengan penyebab yang sama. mayoritas dari korban adalah usia paruh baya antara 50-90 tahun. Kabar terakhir menyebutkan jika 18 warga yang dibawa ke rumah sakit tersebut 13 orang masih dalam keadaan kritis dan sisanya udah nggak bisa tertolong lagi.

Anehnya, kejadian ini seperti menjadi hal yang sangat biasa di sana. Ternyata tiap tahunnya selalu berulang kejadian yang sama, yakni tersedak mochi. Tapi, pihak otoritas setempat mengatakan jika tahun ini adalah yang paling parah sepanjang sejarah, pasalnya korban meninggal cukup banyak.

Jauh-jauh hari, ternyata pihak kepolisian Jepang ternyata udah memperingatkan para warganya untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi kue lembut ini. Hmm, siapa yang menyangka dari makanan yang biasanya disajikan dengan sup Ozouni ini bisa berujung maut.