Madonna dituntut sebesar US$10,5 juta oleh kelompok anti-gay di Russia setelah penyanyi tersebut menunjukan simpatinya terhadap hak-hak kaum gay ketika konser di St. Petersburg. The material girl diketahui membagikan gelang pink sebagai wujud anti-homophobia kepada penonton dan mengajak mereka untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Homophobia adalah ketakutan terhadap kaum gay, lesbian, biseksual dan transgender. Aksi MDNA dilakukan menyusul regulasi di negara tersebut yang melarang parade tahunan kaum gay karena dinilai mempromosikan 'gaya hidup sesama jenis' dan 'propaganda homoseksualitas'. Menurut laporan Rolling Stone, anggota Union of Russian Citizens, People's Assembly dan partai New Great Russia menuntut Madonna karena menilai apa yang dilakukan wanita 55 tahun itu telah memicu 'stress psikologis dan guncangan emosional'. Ini bukanlah kontroversi pertama yang terjadi sepanjang rangkaian tur Queen of Pop ini di negara itu. Baru-baru ini Madonna menunjukan dukungannya kepada anggota band punk Pussy Riot yang tengah menjalani proses hukum di Moscow dengan tuduhan hooliganism. Ketiga anggota Pussy Riot, Maria Alyokhina (24), Nadezhda Tolokonnikova (22), dan Yekaterina Samutsevich (29), dihukum dua tahun penjara oleh Pengadilan