Merdeka.com --- Pemimpin anti-apartheid Nelson Mandela ternyata telah menulis surat wasiat jauh sebelum dia kritis. Dia minta dikubur di kampung halamannya di Qunu, sebuah desa terpencil tempat masa kecilnya. Mantan presiden berusia 94 tahun ini membuat surat wasiat itu di atas secarik kertas berukuran A4 pada 1996 saat dia masih menjabat. Dia ingin kuburannya berada di lereng sebuah bukit dengan batu nisan sederhana. "Dia tidak pernah peduli soal kematian dan tidak ingin prosesi berlebihan," kata sahabat lama keluarga seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (1/7), mengutip laporan koran the South African Mail dan Guardian. Qunu sejak tahun lalu menjadi tempat Mandela menikmati hari tua. Sudah lebih dari tiga pekan dia dirawat di sebuah rumah sakit di Kota pretoria, Afrika Selatan, karena infeksi paru-paru.banner-ads