Ternyata gak semua kebiasaan merokok jelek Bro. Sebuah penelitian yang ditulis di Jurnal Physiology & Behavior, salah satu penyebab kenaikan berat badan adalah berhenti merokok.
Lho? Masuk di akal sih. Orang yang terbiasa merokok dan berhenti merokok, biasanya akan melakukan 'pelarian' agar lupa merokok. Salah satunya makan dan minum. Ujung-ujungnya badan bengkak.

Dalam jurnal itu juga disebutkan, nikotin dalam asap tembakau berfungsi menekan nafsu makan. Informasi ini pun telah lama dikenal berabad-abad, bahkan sejak budaya asli Amerika di era pra-Columbus.

Hubungan antara merokok dan kontrol berat badan sangatlah komplek. Nikotin itu sendiri berfungsi sebagai stimulan dan penekan nafsu makan. Nikotin muncul bekerja di otak yang mempengaruhi hipotalamus, sebagai pengirim sinyal ke bagian tubuh. Jadi kebiasaan loe merokok ketimbang makan banyak, terekam di otak, lalu oleh otak dikirim ke seluruh syaraf, termasuk lambung dan usus.

Hanya saja, tidak ada dokter yang merekomendasikan hal ini. Dari penelitian di Yale, disimpulkan bagaimanapun rokok menawarkan harapan obat diet yang aman untuk membantu orang yang mengalami obesitas untuk mengontrol selera makannya.