Tamara Samsonova, nenek berusia 68 tahun ini, diduga telah membunuh 11 orang. Tak hanya membunuh, ia juga disebut-sebut memakan bagian tubuh korbannya.

Pada awal Agustus lalu, Tamara ditangkap di apartemennya yang berada di St Petersburg, Rusia setelah polisi menemukan beberapa bagian tubuh korbannya tak jauh dari sana.

Saat menjalani pemeriksaan, kepada penyidik, Tamara mengaku telah membunuh temannya yang bernama Valentina Ulanova (79 tahun). Ia memutilasi bagian tubuh Valentina dengan menggunakan gergaji besi.

Dalam pengakuannya itu, ia mengatakan dirinya memasukan potongan tubuh Valentina dalam beberapa plastik sampah dan membuangnya secara terpisah. Sementara, sisanya ia simpan dalam sebuah panci.

Hingga saat ini, polisi belum bisa menemukan panci yang dimaksud Tamara. Namun, ada rekaman CCTV yang menunjukkan Tamara membawa turun sebuah panci dari apartemennya.

Sementara, di apartmennya, polisi menemukan barang bukti lain, yaitu diari milik Tamara. Isi diari itu sangat mencengangkan.

Dalam diari itu, Tamara menulis telah membunuh 10 orang dari tahun 1995 hingga 2015. Bahkan, ada catatan bagaimana ia membunuh korbannya.

"Aku membunuh orang yang menyewa apartemenku, Volodya. Aku memotong-tong tubuhnya di kamar mandi dengan menggunakan pisau dan memasukannya ke plastik, lalu membuangnya di Frunzensky District," tulis Tamara.

Melihat fisik dan umurnya, polisi menduga Tamara membunuh korbannya dengan cara meracunnya. Sampai sekarang, kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian St Petersburg.