Talkmen.com --- Menyantap jajanan tradisional kerap membawa kembali kebahagiaan masa kecil.

Nostalgia, bisa tentang apa saja. Termasuk kenangan jajanan favorit sewaktu kecil yang selalu menggiurkan untuk diingat. Sekadar menyegarkan ingatan Anda, jajanan apa saja yang sempat menghiasi masa bahagia. Kami memiliki daftar yang siap menggugah imaji dan tidak menanggung akibatnya apabila mendadak ngidam.

Kue Rangi

Jajanan kaki lima ini mampu membuat Anda meluncur menuju kebahagian masa kecil berkat aroma gula merah cairnya. Jajanan ini terbuat dari tepung kanji yang dicampur dengan parutan kelapa, kemudian dipanggang sampai harum. Dulu, kue ini dimasak menggunakan kayu bakar atau arang sehingga menciptakan kesan gosong, namun gurih dan renyah. Sekarang ini cukup sulit untuk menemukannya namun keberadaan  kue Rangi bisa dicari di kawasan sekolah tingkat dasar seputaran Jakarta.

 Kue Pancong

Pancong juga menggunakan bahan dasar kelapa seperti Rangi. Perbedaan kue ini terletak di penyajian yang memakai taburan gula pasir. Bagi Anda yang tidak terlalu menyukai  manis, Pancong juga bisa disantap polos.

Kue Cubit

Mungil dan menggemaskan adalah dua ciri dari kue Cubit. Dinamakan kue Cubit karena setelah matang, kue akan diambil menggunakan alat penjepit yang seperti sedang mencubit. Uniknya, sebagian orang memiliki kegemaran menyantap kue Cubit dalam keadaan setengah matang. Tak lupa taburan butir cokelat di atas yang membuat tampilan kue Cubit semakin menarik.

Kue Cucur

Kue ini termasuk salah satu yang memiliki banyak penggemarnya sejak dulu. Bentuknya menyerupai UFO yang terbuat dari tepung beras. Biasanya adonan kue akan dicampur gula merah sehingga kebanyakan kue cucur berwarna kecokelatan. Perpaduan pinggiran kue yang garing dengan kekenyalan di bagian tengah menciptakan kombinasi unik.

 Gulali

Jajanan manis ini terbuat dari gumpalan gula yang dibakar. Bentuknya pun beragam; kuda laut, kupu-kupu, atau burung yang bisa ditiup seperti peluit. Warnanya yang didominasi merah dan hijau cukup menarik perhatian. Satu lagi manisan yang tidak kalah tenar adalah Rambut Nenek. Bentuknya yang kaku menyerupai gumpalan rambut nenek inilah yang menjadi asal muasal pemberian namanya. Rasa karamel yang dimiliki Rambut Nenek akan langsung meleleh di lidah.