Lagi-lagi scene independen di kota Bandung tak pernah kehabisan energi untuk memajukan pergerakan komunitas musik indie/undergroundnya. Kali ini yang menjadi aksi nyata sebagai bentuk kegiatannya adalah pameran kompilasi grup band indie dan diskusi publik mengenai dinamika scene musik bawah tanah dalam rentang 1997 - 2008. Acara ini akan digelar selama dua minggu dari tanggal 23 Mei - 6 Juni 2009. Untuk itu, sepanjang tanggal tersebut akan diadakan tiga sub kegiatan, yaitu : 1. Pembukaan tanggal 23 Mei 2009, Presentasi riset pameran dari Kelompok Studi Bandung Oral History dan pertunjukan musik akustik dari Tjukimay feat Kendang Penca Jimbot Saparakanca. Presentasi akan dipandu oleh Addy Gembel. 2. Penutupan acara, 6 Juni 2009, Gelaran diskusi publik mengenai dinamika scene musik independen dan kompilasi-kompilasi di Bandung 1995 - 2008. Diskusi publik ini akan dipandu oleh Gustaff H. Iskandar. Dalam diskusi juga akan diputar video kompilasi Rottrevore Death Fest (Rottrevore Records, 2005). Dalam acara ini nantinya kita diajak melihat bahwa sebuah album kompilasi hendaknya tak hanya dipandang sebagai esensi sebagai karya seni atau olah musik saja, akan tetapi lebih dipandang sebagai bukti karya dokumentasi atau karya sejarah. Tentu saja dokumentasi di sini bukan berarti lembaran roll film foto atau kaset video, akan tetapi musik yang terekam dalam pita kaset atau kepingan piringan disc. Sebuah album kompilasi yang kemudian memuat catatan-catatan tentang pergerakan sejarah dan trend komunitas sehingga melahirkan pola budaya yang baru. Dalam rentang pergerakan di tahun 90-an hingga sekitar tahun 2008, pergerakan musik independen di Bandung sendiri telah banyak menghasilkan karya-karya kreatif sebagai penanda eksistensi. Hal yang dapat kita telusuri jejaknya adalah dengan adanya album-album kompilasi. Masaindahbangetsekalipisan dengan sederet band yang berpastisipasi di dalamnya dan beragam genre yang diusung dapat dikatakan sebagai album kompilasi pertama dan pemicu untuk kemudian lahirnya berbagai potensi kreatif dalam bentuk karya musik pada album kompilasi selanjutnya. Selain Masaindahbangetsekalipisan kita bisa melihat lahirnya bermacam kompilasi lain yang tak kalah fenomenal yang turut menandakan berkembangnya musik hardcore/punk di Bandung seperti, Kompilasi Bandung