Merdeka.com --- Insiden penembakan yang menyebabkan John Lennon meninggal 33 tahun lalu tetap gak bisa diterima oleh Paul McCartney. Bahkan Paul masih belum bisa memaafkan Mark David Chapman, sang pelaku penembakan. "Aku bisa dengan mudah memaafkan siapapun. Tapi aku gak bisa memaafkan dia," ujar Paul seperti yang diberitakan di Digital Spy. Menurut Paul, Chapman telah melakukan tindakan yang gak masuk akal. "Orang itu melakukan sesuatu yang gila," tambahnya. Bedanya kekecewaan itu membuat Paul mengaku gak menemukan celah pada dirinya untuk memberi maaf. "Mengapa aku harus memaafkannya?" tuturnya.