Polisi Thailand menduga bom yang meledak di kuil Erawan, Bangkok (17/8), dilakukan oleh sebuah jaringan. Polisi telah menyebarkan sketsa tersangka utama, seorang laki-laki berkaos kuning yang terekam oleh kamera keamanan. Ia meninggalkan sebuah ransel di kuil tersebut. Dua orang lagi yang juga terlihat di CCTV juga dinyatakan sebagai tersangka.

Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, menyebut insiden ini merupakan serangan terburuk terhadap Thailand. Bom yang meledak di kuil ini, menewaskan 21 orang dan melukai 100-an orang lainnya. Diantaranya 1 korban meninggal dari Indonesia. 

Kejadian ini kemungkinan bakal mempengaruhi turisme di Bangkok, "Ini insiden mengejutkan, dan yang terburuk. Ini bisa jadi mempengaruhi pariwisata, turis akan takut, dan pariwisata merupakan pilar ekonomi,” kata Andrew Herdman, direktur jenderal Asosiasi Airline Asia Pasifik, dalam sebuah wawancara dengan BBC.