Nggak semua negara melegalkan mati sebagai hukuman atas kejahatan berat. Tapi, beberapa negara sukses membuatnya menjadi cara efektif untuk membuat para penjahat jera. Seperti kebiasaan yang udah umum, biasanya para terpidana diberi satu permintaan terakhir. Beberapa orang meminta hal-hal baik seperti ingin memberi santunan, namun nggak sedikit pula yang bikin pusing para petugas. Apa aja? Simak ulasan berikut.

Minta tanah untuk ritual

Nggak cuma dikenal sebagai perampok sadis, James Edward asal Amerika Serikat ini juga mendalami ilmu hitam. Setelah tertangkap kemudian menjalani hukuman dan bakal dieksekusi, pria ini meminta petugas untuk memberinya sejumput tanah. Ia memerlukannya untuk melakukan ritual Vodoo atau mirip dengan santet. Entah siapa yang bakal disantet james sebelum menjelang ajal.

Makan sambil nonton Lord of The Ring

Ronny Lee Gardner adalah penjahat kambuhan yang udah sering masuk keluar penjara. Kejahatan terberatnya adalah menembak mati seorang jaksa di tengah-tengah sidang. Putusan mati pun nggak bisa dihindari, ia bakal menjalani hukuman tersebut pada tahun 2010. Seperti biasanya, sipir menawarkan permintaan terakhir. Siapa yang nyangka jika lee pengen makanan mewah dan juga nonton petualangan Frodo dkk.

Perdamaian dunia

Seorang perampok dan pembunuh bernama Odell Barner ini menghabiskan masa mudanya dengan sering menyambangi penjara. Ia pun akhirnya harus divonis mati lantaran membunuh seorang wanita dengan sadis. Meskipun begitu, permintaan terakhirnya sangat mulia. Ia menginginkan perdamaian dunia. Well, hal tersebut mungkin permintaan paling mulia dan cukup bikin pusing petugas. Puluhan tahun sejak kematian barner, perdamaian pun masih enggan tercipta.

Udah menjadi kewajiban bagi petugas untuk mengabulkan permintaan para terpidana mati. Tapi, kebanyakan mereka memanfaatkan ini dengan meminta hal-hal unik dan cenderung mustahil.