Kalau di Indonesia mungkin para graffiti artist sudah akrab dengan spray paint yang namanya Pylox. Untuk merek import, pasti kenalnya sama spray paint berlabel Montana dan Molotow. Kalau disuruh memilih antara dua spray paint ini, mana yang akan loe pilih?   Karakter Montana sangat glossy, sedangkan Molotow cenderung matte. Ini berarti warna-warna Montana lebih mengkilap. Di outdoor (dimana akan ada banyak cahaya), Montana akan terlihat lebih reflektif. Secara umum, ini artinya warna-warna terang Montana terlihat lebih cerah, sementara warna gelap Molotow terlihat lebih mantap.   Molotow menggunakan pigmen yang mengandung kristal lebih kecil dibandingkan cat Montana. Ini berarti kaleng cat Montana harus lebih sering dikocok daripada Molotow.   Montana memiliki sistem tekanan cat yang sudah baku. Sementara Molotow memiliki tekanan yang bisa diatur-atur. Makin keras cap Molotow ditekan, makin banyak cat yang tersemprot. Jika ditekan dengan pelan, kita bisa menghasilkan fleck effect. Namun ini masih tetap harus digunakan dengan hati-hati. Tekan keras sedikit saja bisa berantakan fleck effect-nya.   Secara keseluruhan, tekanan Molotow lebih rendah daripada Montana. Ini membuat Molotow menghasilkan garis yang lebih ringan dan sempit. Di satu sisi, hal ini menghasilkan kontrol yang bagus dan hemat cat. Di sisi lain, graffiti besar bisa memakan waktu lebih lama jika dikerjakan dengan cat ini.   Spray paint import ini memang bagus semua dan memiliki kelebihan masing-masing. Jadi mana yang loe pilih? [rad]   Sumber foto: mashkulture.net