Jorge Lorenzo terus mengeluh soal nasib yang kurang baik dalam balapan GP Jepang akhir pekan lalu. Lorenzo menganggap dirinya paling cepat di antara pembalap lain.

Itu memang benar. Tapi hanya bertahan selama kurang lebih sepuluh putaran saja. Sebab setelah itu, ia justru merosot ke posisi tiga, di bawah Valentino Rossi.

Mendengar keluhan Lorenzo soal ban dan berbagai macam lainnya, rekan satu tim sekaligus rival terkuatnya saat ini, Rossi menganggap itu tidak penting.

"Kenapa harus selalu menyalahkan nasib buruk, itu menurut saya tidak baik. Kalau gitu, saya juga bisa cari alasan setiap kali saya mengalami nasib buruk. Mungkin sebanyak 20 kali," sindir Rossi.

(insert)

16 poin perbedaan keduanya menuju gelar juara MotoGP 2015. Hanya sisa tiga balapan lagi bagi mereka untuk bertarung di atas maupun di luar lintasan.