Masih ingat nggak dengan perseteruan antara SBY dan pemerintahan Jokowi? Setelah keduanya bertemu dalam kongres Demokrat dan nampak akur lagi, kini masalah baru mencuat lagi. Yup, apalagi kalau bukan tuduhan penggagalan pembubaran PT. Pertamina Energy Trading Ltd atau Petral oleh SBY. Anak perusahaan Pertamina ini sendiri disinyalir sebagai sarang mafia migas.

Mendapatkan pemberitaan semacam ini SBY nggak terima dong. Kemudian mantan presiden ini mengungkapkan kalau sama sekali nggak ada upaya untuk menggagalkan pembubaran petral yang diajukan pada masa pemerintahannya. Nggak hanya dirinya, tapi para pendukung pun ikut angkat suara. Misalnya aja beberapa hal berikut.

Tuduhan Tanpa Dasar

Menanggapi pernyataan yang disampaikan oleh Menteri ESDM, Sudirman Said yang secara nggak langsung menuduh SBY melindungi para mafia migas, mantan jubir Demokrat, Rachland Nashidik, pun angkat bicara. Menurutnya, tuduhan ini sangat serius dan harus segera diklarifikasi agar nggak menimbulkan polemik. Ia juga mengatakan kalau tuduhan tersebut sama sekali nggak berdasar.

Ibas Anggap Menteri ESDM Menyesatkan

Ibas menganggap ada pihak yang sengaja ingin memancing konfrontasi antara Jokowi dan SBY sehingga banyak beredar kabar yang kurang menyenangkan antara keduanya. Setelah membela SBY soal masalah IMF, Ibas kembali melakukan hal yang sama dengan melontarkan pernyataan kalau apa yang dikatakan Sudirman Said nggak lebih dari sebuah pernyataan bohong dan menyesatkan.

Ruhut Ungkap Menteri ESDM Cari Muka

Salah satu kader Demokrat paling loyal dan vokal ini juga nggak ketinggalan untuk memberikan pembelaannya kepada SBY. Ditemui pada suatu kesempatan, Ruhut mengatakan kalau Sudirman Said sejatinya hanya mencari muka aja. Tahu namanya bakal kena reshuffle, dia kebakaran jenggot, ungkap juru bicara ini.

Alih-alih meng-handle semua tugas presiden sebelumnya, pemerintah Jokowi kesannya emang lebih sering melimpahkan kesalahan ya Bro? Mudah-mudahan nggak ada lagi yang yang kayak gini!