Merdeka.com --- Baru-baru ini sebuah denyut misterius berhasil dirasakan oleh teleskop radio di Puerto Rico. Apakah ini tanda bila kita tidak sendirian di alam semesta ini?

Dikutip dari Daily Mail (11/07), teleskop yang bernama Arecibo berhasil mendeteksi satu denyut singkat yang biasanya berasal dari bagian luar galaksi Bimasakti kita. Denyut itu diketahui sebagai ledakan gelombang radio yang berlangsung dalam tempo yang sangat singkat.

Gelombang radio yang juga berhasil ditangkap oleh pusat observasi asal Australia itu berbeda dengan gelombang radio yang biasa digunakan di bumi. Perbedaan terjadi akibat pengaruh dari radiasi muatan negatif bintang-bintang yang dilalui oleh gelombang radio itu sebelum sampai di bumi.

Tetapi, para antariksawan menyimpulkan bila gelombang ini mungkin berasal dari dalam galaksi Bimasakti karena hanya memiliki kecepatan persebaran tiga kali lipat dibanding gelombang radio bumi.

Lalu apakah gelombang radio ini merupakan kiriman dari makhluk lain di luar angkasa?

Sayangnya tidak. Ledakan gelombang radio yang terdeteksi diperkirakan berasal dari dua bintang yang tengah bersatu atau letupan dari lubang hitam ketika akan lenyap. Teori letupan gelombang radio dari alien cukup sulit diterima karena butuh energi yang sangat besar untuk bisa menghasilkan ledakan gelombang radio pada skala itu.

Di sisi lain, bila ledakan gelombang radio itu sangat jarang terjadi dan sulit dideteksi, tim peneliti internasional juga menemukan ledakan kosmik aneh yang terjadi hingga 10.000 kali per harinya di jagad raya memanfaatkan teleskop Arecibo. Teleskop radio tersebut hingga saat ini masih menjadi teleskop radio terbesar dan paling sensitif di dunia.