Demi meminimalisir pencurian kendaraan bermotor saat masyarakat ngejalanin tradisi mudik di hari raya Idul Fitri, pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya gak keberatan jika kantornya di jadikan tempat penitipan. Hal itu diungkapkan langsung sama Wakapolda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Sudjarno. Doi sih ngebolehin, asal memungkinkan dan lapaknya masih tersedia. "Boleh kalau mau dititipkan, sejauh itu memungkinkan dan tempatnya tersedia," ujar Sudjarno kepada wartawan di Jakarta, Minggu (28/7). Karena ini dilakukan sebagai wujud pelayanan kepolisian terhadap masyarakat, Sudjarno memastikan bahwa Polda gak bakal memungut biaya apapun soal penitipan ini. "Free! Kalau dititip. Dan kalau ada yang minta bayaran di situ, kasih tahu saya," kata Sudjarno. Senada dengan Kapolsek Pasar Minggu, Komisaris Adri Desas Furyanto. Dihubungi secara terpisah, doi juga mengungkapkan hal serupa. "Sebenarnya kita tidak ada program untuk penitipan, tetapi kita persilakan bila ada warga yang mau nitipin motornya," kata Adri. Adri mengungkapkan, lahan parkiran di halaman Polsek Pasar Minggu memadai untuk penitipan motor. "Bisa parkir sampai ratusan motor," tambahnya. Kepolisian mengimbau kepada warga yang mudik untuk tidak menggunakan motor karena berbahaya. Di samping faktor keselamatan, motor tidak dinilai pas untuk digunakan sebagai angkutan mudik. Sumber: Detik