
Kasus antara Samsung dan Ericsson ini bermula di tahun 2012 lalu saat Samsung dituduh melanggar beberapa paten Ericsson seperti paten untuk transmisi suara yang lebih jernih, fungsi layar sentuh, dan efisiensi jaringan. Pihak Ericsson sendiri dalam pengumumannya tidak menyebutkan detail paten yang dibayarkan royaltinya oleh Samsung.
Kedua perusahaan pernah melakukan kesepakatan lisensi di tahun 2001 lalu dan diperbarui tahun 2007 dan berakhir tahun 2011 lalu. Samsung kemudian tidak mau memperpanjang kesepakatan tersebut karena menuduh Ericsson meminta royalti yang lebih besar. Kesepakatan terbaru ini nampaknya merupakan kompromi nilai royalti antara kedua belah pihak.
Pihak Samsung belum lama ini juga telah menandatangani kesepakatan lisensi bersama Google. Selain itu Samsung dan Apple dikabarkan juga sedang bernegosiasi untuk menyelesaikan permasalahan paten di antara kedua pihak di luar pengadilan.
