Nose piercing atau anting hidung bukan hal yang baru. Paling tidak asesoris ini sudah digunakan oleh masyarakat suku kuno. Ada tiga macam nose piercing. Yang pertama nostril piercing yaitu piercing di sisi luar cuping hidung, septum piercing yaitu piercing yang menebus dinding pemisah dua lubang hidung, dan bridge piercing yaitu piercing di hidung bagian atas antara mata.   Nose piercing pertama kali menyebar di Timur Tengah tepatnya India pada abad 16. Menurut adat budaya tradisional, wanita India harus mengenakan anting hidung di cuping sebelah kiri untuk memudahkan proses kelahiran.   Kemudian dia akhir abad 20, nose piercing mulai popular mendunia, khususnya pada budaya punk dan youth. Namun banyak dress code formil seperti sekolah dan bisnis melarang penggunaan nose piercing. Walaupun begitu, perlahan nose ring mulai lebih diterima terutama di daerah urban.   Kalau untuk bahan asesorisnya sendiri yang paling umum digunakan adalah titanium. Ada juga yang menggunakan emas dan polished bone. Sedangkan ukurannya ada yang kecil, berbentuk barbelm sampai berjenis plug yang berlubang besar. Untuk loe yang merasa masih cemen, bisa coba nose ring jepit atau magnetic jewelry. Kelihatannya sama dengan piercing asli. [rad]   Sumber foto: wikimedia.orgbanner-ads