Udah sejak lama Jokowi melalui menterinya, Susi Pudjiastuti menggalakkan wacana untuk menenggelamkan kapal asing yang secara ilegal menangkap ikan di wilayah Indonesia. Udah ada beberapa pencuri yang merasakan ini, salah satunya adalah kapal asing asal Papua Nugini. Seperti yang diketahui, mereka terbukti melakukan aktivitas penangkapan ilegal di Teluk Ambon.

TNI AL menengarai adanya aktivitas pencurian oleh kapal tersebut. Setelah dilakukan pengintaian, benar aja nih, ada sekitar 63 ton ikan dan udang dari berbagai jenis. Nggak mengulur waktu, TNI pun segera menangkap seluruh awak yang kebanyakan berasal dari Thailand tersebut dan kemudian segera menghancurkan kapal tersebut.

Aksi keras ini pun mendapatkan banyak tanggapan termasuk salah satu media asing ternama. Yup, Daily Mail mengomentari kejadian tersebut dengan sebuah pujian. “Ini baru caranya berhadapan dengan pencuri ikan,” tulis Daily Mail.

Warta berita asal Inggris ini juga menjelaskan aksi TNI AL dalam menghancurkan kapal tersebut. “Angkatan laut Indonesia menghancurkan kapal-kapal ilegal itu secara spektakuler, setelah awaknya ditangkap,” imbuh Daily Mail.

Mengenai penenggelaman ini sendiri masih belum mendapatkan tanggapan dari pemerintah Papua Nugini. Sejauh ini, aksi penegakan hukum tersebut baru ditanggapi oleh Taiwan. Mereka mengirimkan beberapa utusan untuk konfirmasi keadaan warganya tersebut. Negara pecahan China ini emang juga udah menjadi pelaku lama.

Penenggelaman dua kapal asing Papua Nugini tersebut dipimpin oleh Laksda Arie Henriycus Sembiring Meliala. Panglima Komando Armada Kawasan Timur ini mengatakan jika Indonesia bakal tegas dan nggak main-main terhadap kapal asing yang mencuri ikan di bumi pertiwi.