Siapa tak kenal Lara Croft si Tomb Raider (penjelajah makam) yang kerjaannya mengeksplorasi situs-situs historis seperti makam kuno, kuil, gua, dan sebagainya. Kalau kita ingin beraksi sama seperti Lara Croft, tidak perlu susah-susah keluar uang dan perlengkapan untuk ke tempat-tempat yang jauh dari peradaban tersebut. Di dalam kota pun sebenarnya ada banyak spot yang cukup menantang untuk dijelajahi. Spot-spot yang tidak pernah atau jarang terjamah manusia.   Kalau penjelajah makam disebut Tomb Raider, penjelajah kota bukan disebut Town Raider, namun Urban Explorer, atau lebih trend dengan istilah Urbex. Urbex biasanya dikombinasikan dengan aktivitas fotografi. Situs-situs yang tak tersentuh manusia pasti akan jadi objek foto yang menarik Tempat-tempat apa saja sih di dalam kota yang cukup seru sebagai target eksplorasi?   Gedung yang tidak terpakai misalnya. Kerusuhan di Jakarta beberapa tahun silam banyak merusak gedung-gedung besar yang sampai sekarang tidak diperbaiki. Atau mungkin gedung-gedung yang secara hukum bermasalah sehinga aktivitas di dalamnya diberhentikan total. Namun, yang perlu diingat adalah untuk memasuki situs tersebut jangan lupa meminta ijin pada pihak yang bertanggungjawab atas situs tersebut.   Situs lain yang mungkin dapat dijelajahi adalah saluran air bawah tanah. Ini juga merupakan jenis situs yang tidak tersentuh manusia, namun apabila ingin melakukan ini di Jakarta harus siap-siap berhadapan dengan kotoran dan sampah yang tidak terduga serta bau yang luar biasa tidak sedap.   Selain itu, ruang mesin atau ruang utility gedung-gedung yang masih aktif juga cukup menarik untuk dijelajahi. Konstruksi yang jarang dilihat oleh masyarakat umum, serta system yang bekerja di dalamnya bisa jadi objek yang menarik.   Pokoknya semua spot yang jarang terjamah manusia bisa loe jadikan target eksplorasi, namun sekali lagi jangan lupa untuk meminta ijin terlebih dahulu pada gatekeeper spot tersebut. Dan satu etika dalam urbex yang sama sekali tidak boleh diabaikan adalah banner-ads