Sebelum seorang skater melakukan gerakan ollie, ada tiga hal yang harus diperhatikan. Satu adalah soal berat badan yang dimiliki oleh sang skater, kemudian gaya grafitasi yang bekerja pada papan dan yang terakhir yang terakhir adalah gaya dorong tanah kearah atas terhadap papan skate. Ketiga hal ini menghasilkan keseimbangan tersendiri. Untuk melakukan gaya Ollie ini, biasanya skater harus sedikit menunduk karena gerakan ini akan membantu menghasilkan lompatan yang lebih tinggi. Untuk mendapatkan lompatan yang lebih baik, skater harus menggunakan tangannya untuk keseimbangan dan pada saat melompat pergunakan kaki yang berada di belakang papan skate untuk menciptakan gerakan dorong di bagian ujung belakang papan skate sedang kaki depan dibiarkan loose. Ketika ujung belakang papan menyentuh tanah karena gerakan dorong kaki belakang, tanah akan memberikan gerakan dorong keatas pada papan dan biasanya papan akan bergerak mengikuti arah jarum jam. Ketika papan berada di udara, usahakan geser kaki depan lebih ke ujung depan papan dan bawa papan untuk mengarah lebih keatas. Setelah beberapa saat coba arahkan kaki depan kebawah agar papan menjadi horizontal dan kaki belakang tidak lagi mendorong kebawah. Bila timingnya pas, maka papan seolah-olah terlekat erat pada kaki skater. Untuk soal turun, serahkan semua pada gaya gravitasi bumi. Karena biasanya tidak lama setelah posisi horizontal diudara, papan akan bergerak turun dengan sendirinya. Pastikan kaki dalam keadaan tidak lurus terkunci pada saat mendarat. Sumberfoto : underworldsk8.combanner-ads