Teknoup.com --- Memata-matai mungkin aktivitas baru Twitter, karena platform micro-blogging serta jejaring sosial ini sedang mencari sebuah cara baru untuk menyampaikan iklan yang relevan dan tidak akan menjadi sekedar iklan yang biasa dianggap pengganggu. Setelah melakukan beberapa bulan uji coba, akhirnya Twitter mengumumkan ketersediaan ''tailored audiences'' secara global, yaitu sebuah metode baru bagi para pengiklan untuk menegaskan suatu kelompok tersendiri dan juga konsumen potensial, yang dapat dijangkau melalui Twitter menggunakan pesan relevan, dan tidak akan dianggap sebagai spam.

Metode ini bisa terwujud melalui akses ke history browser. Sebagai contoh, sebuah hotel ingin melakukan promosi melalui Twitter, dan hanya ingin menyampaikannya ke pengguna yang pernah mengunjungi situs mereka. Kemudian hotel ini membagi informasi browser yang berhubungan dengan Twitter (cookie ID browser) melalui partner iklan, dimana informasi tersebut akan disesuaikan dengan akun-akun Twitter yang ada, jadi Promoted Tweet dengan informasi yang terkait akan muncul di timeline akun-akun tersebut. Bagaimana menurut Teknokerz apakah cara seperti ini tepat atau malah mengganggu privasi?

27636_21792_1_mid