Penyebaran Ebola nampaknya makin ngga terbendung. Setelah menjangkiti beberapa kawasan seperti Guinea, Nigeria, Liberia serta Sierra Leone, kini Ebola udah mulai menyerang Republik Demokratik Kongo.

Kongo merupakan wilayah yang cukup sentral di Afrika. Jika Kongo udah terkena Ebola, maka secara otomatis daerah-daerah di sekitarnya harus bersiap-siap menghadapi wabah mematikan tersebut.

Kongo menjadi negara rawan Ebola dimulai sejak ditemukannya dua orang warga negaranya yang positif terjangkit Ebola. Menghadapi hal tersebut kemudian Menteri Kesehatan Kongo, Felix Kabange Numbi, mengemukakan akan memberikan dana khusus untuk membantu para korban dan akan segera melakukan pencegahan. Untuk setiap warga yang sakit dan menunjukkan gejala seperti terkena penyakit Ebola, maka biaya berobatnya akan ditanggung pemerintah.

Untuk melakukan pencegahan, maka kemudian dibangunlah sebuah laboratorium penelitian serta pusat karantina. Meskipun ada dua orang warganya yang terjangkit penyakit mematikan ini, namun Nambi menganggap jika wabah yang terjadi di Afrika Barat ini ngga ada hubungannya dengan kedua korban tersebut.

Seperti yang diketahui jika virus Ebola yang menginfeksi manusia ada empat jenis yaitu Bundibugyo, Zaire, Sudan, dan Tai Forest Ebolavirus. Dan berdasarkan penelitian, kedua korban ngga terjangkit oleh salah satu jenis tersebut. Bisa jadi ini adalah jenis virus Ebola baru.

Menurut WHO, penyebaran virus ini adalah yang terparah dibandingkan tahun 1976 ketika Ebola menyerang Sudan dan Kongo. Maka dari itu, banyak negara Afrika yang menutup semua akses menuju negara yang terjangkit Ebola tersebut. Hal tersebut dilakukan agar penyebaran Ebola ngga semakin meluas.