Akhirnya setelah saling serang selama lebih dari tujuh pekan, pejabat Hamas dan Jihat Islam mengatakan perjanjian gencatan senjata antara Palestina dan Israel telah disetujui. Dan akan segera diberlakukan dalam waktu secepat mungkin.

Mendengar hal tersebut, maka tentu saja warga Gaza senang bukan main. Terbayang udah masa-masa mencekam tersebut udah benar-benar terlewati.

Sebagai ekspresi kegembiraan, kemudian warga Gaza keluar ke jalan sambil berteriak girang. Ada yang menyalakan kembang api dan menembakkan senjata api ke udara, ada pula yang berkumpul di masjid-masjid sambil meneriakkan takbir.

Warga Gaza mengklaim jika disetujuinya genjatan senjata tersebut adalah kemenangan untuk mereka, seperti yang diungkapkan oleh juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri.

Mesir sebagai mediator menyatakan gencatan senjata tersebut berlaku dalam waktu yang ngga ditentukan. Selain gencatan senjata, perjanjian tersebut juga menyinggung tentang pembukaan blokade terhadap Gaza serta perluasan penangkapan ikan di laut Mediterania.

Menyambut rencana baik tersebut, maka akan diadakan pertemuan kedua yang membahas tentang pembangunan pelabuhan kota Gaza serta rencana pembebasan tahanan Hamas yang dipenjara oleh Israel.

Seperti yang diketahui jika dampak dari saling serang Israel dan Gaza udah menjatuhkan banyak nyawa. Meskipun jumlah korban dari kedua pihak sangat jauh perbandingannya. Dengan adanya gencatan ini, mungkin untuk sementara warga bisa bernafas lega. Mudah-mudah ngga ada motif terselubung dengan disetujuinya gencatan senjata ini.