Merdeka.com --- Seiring dengan maraknya pameran seni yang mengambil tema selebritis ternama, New York's Museum of Modern Art akan melakukan hal yang sama. Rencananya mereka akan menjadikan nama besar Bjork sebagai tema utama dalam pagelaran mereka nanti.

Dijadwalkan, pameran bertema Bjork ini akan berlangsung pada sekitar bulan Maret hingga Juni tahun depan. Pameran ini akan menggambarkan perjalanan penyanyi kawakan itu mulai dari karir musik, film, performace, dan kostum unik dalam berbagai media.

Tokoh yang akan "menghidupkan" Bjork lewat media seni adalah Kalus Biesenbach, yang menjabat sebagai direktur Museum of Modern Art (MoMA). Pria ini tertarik dengan sisi visual yang disajikan Bjork melalui video klip, gaya berpenampilan, dan keunikan penampilannya di berbagai acara termasuk pementasan drama teatrikal.

Pada tahun 2000, penyanyi ini sempat membintangi drama musikal berjudul Dancer in the Dark yang membawanya memenangi kategori aktris terbaik dalam festival film Cannes yang terkenal itu. Bersinar di Cannes, artis serba bisa ini juga pernah melakoni beberapa peran lain dalam drama maupun film.

Setahun kemudian, penampilannya mengenakan gaun angsa dalam Acadmey Awards juga dinilai sebagai keterbukaannya dalam fashion. Ini juga yang menginspirasi banyak orang untuk berani mengekspresikan diri melalui pakaian.

Namun masih belum ada kepastian apakah gaun angsa yang terkenal itu akan menjadi bagian dalam pameran tersebut atau tidak. Yang jelas akan ada berbagai media seni yang ditampilkan di galeri istimewa tersebut.