Merdeka.com --- Tentu saja ini bukan hal yang mengada-ada, lantaran secara tegas petinggi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yakni Dyonisius Beti selaku Wakil Presiden Direktur Eksekutif menuturkan demikian.

banner-ads

Semenjak ditampilkannya model motor sport berkubikasi 250cc dengan model full-fairing beberapa waktu yang lalu di Tokyo Motor Show 2013, Yamaha R25. Langkah yang diambil YIMM pun ikut menyambut cepat transformasi model jagoannya tersebut.

Memang perlu kita ketahui bersama bahwa kedua motor sport ini saling berbeda jenis, Scorpio Z dengan model naked-bike atau touring dan R25 berjenis sport full-fairing. Namun perlu digaris bawahi bahwa kubikasi mesin yang keduanya 'gendong' hampir sama.

Belum lagi Dyonisius memprediksi bahwa pasar Tanah Air akan lebih banyak memilih jenis sport full-fairing ketimbang touring. Hal ini mengaca pada hasil angka penjualan YIMM terhadap Scorpion yang sangat kecil sumbangsihnya.

new-scorpio-z

Namun tentu saja masa yang masih cukup lama menanti kedatangan R25 ke Indonesia yakni sekitar Juni sampai dengan Desember 2014 mendatang, YIMM tidak lantas secepatnya 'menamatkan' (tamat) riwayat dari Scorpio (Z) ini.

Sama halnya dengan sejarah 'si raja jambret' Yamaha RX King, proses penghentian produksinya akan ditandai dengan peluncuran model 'limited edition', demikian ungkap Dyionisius pada saat yang sama di Indonesia Japan Expo 2013 (19/12/2013) di Jakarta.

yamaha-250cc-r25

Dia menambahkan, setidaknya akan ada 500-an unit Scorpio (Z) versi edisi terakhir ini untuk beberapa waktu ke depan sambil menunggu kesiapan produk R25 di Tanah Air. Namun, sekali lagi Dyion belum bisa memastikan kapan dan perubahan apa saja yang akan disematkan pada Scorpio ini.