Merekam video sudah menjadi hal yang lumrah, apalagi di zaman serba digital seperti saat ini. Banyak orang yang membuat video untuk berbagai hal, seperti membuat konten, merekam momen bersama orang terdekat, atau sekedar iseng-iseng rekam aja. Nah, salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam membuat video, sebelum mengunggahnya ke social media adalah masalah frame rate atau FPS.

Apa sih yang dimaksud FPS? Frame Per Second atau FPS adalah jumlah banyaknya frame yang diputar setiap detiknya. Secara garis besar, video adalah susunan gambar-gambar satuan yang berganti-ganti setiap detiknya, yang saking cepatnya, maka otak kita tidak bisa melihatnya sebagai gambar diam, melainkan jadi gambar bergerak.

Lalu, bagaimana cara menentukan FPS?

1. Tentukan Tujuan Videomu



Di sini, kamu perlu melihat apa yang menjadi tujuan dari video yang kamu buat. Misalkan, untuk standar sebuah film, maka diperlukan 24FPS. Hal ini diperuntukan agar orang yang menontonnya tidak pusing akibat gambarnya tidak jelas.

2. Membuat Video Yang Berkualitas Baik



Jika mengacu pada standar broadcast di Indonesia, maka kamu bisa menggunakan 25 FPS, yang berlaku juga untuk standard di asia. Sedangkan untuk kebiasaan barat, maka kamu bisa menggunakan 30FPS.

3. Apa bentuk videonya?



Jika kamu ingin membuat video slow motion, kamu bisa menggunakan 50, 60 atau 120 FPS. Tapi kalua kamu hanya ingin mmbuat video biasa, kamu bisa menggunakan FPS standard seperti yang disebutkan di atas.

Satu hal yang perlu diperhatikan, menggunakan FPS yang tinggi akan menyebabkan mesin editingnya semakin berat. Untuk itu, kamu harus bijak dalam menentukan frame rate, jadi tidak perlu merekam footag dengan frame yang tinggi terus menerus.

Itu dia tips menentukan FPS untuk video.  Jangan lupa pantengin terus @lensacommunity di Instagram untuk mendapatkan update terbaru seputar visualgrafi mulai dari fotografi, videografi, vlog dan lain sebagainya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!