Motor besar BMW tidak mau ketinggalan pecinta moge di Indonesia. Di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang diselenggakan di Indonesia Covention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, BMW Motorrad langsung memperkenalkan BMW S 1000 RR.

Motor superbike yang diklaim terbaik dikelas premium-superbike ini dibanderol Rp 714 juta (off the Road).

"BMW S 1000 RR merupakan superbike dengan kombinasi sempurna dari performa tinggi, reliabilitas, German engineering and build quality, fitur berlimpah serta kenyamanan dan user friendly khas sepeda motor BMW yang telah lama dikenal oleh para konsumen," ucap Karim Rachman, Marketing & PR Manager, BMW Motorrad Indonesia.

Dikatakan generasi terbaru BMW S 1000 RR ini memiliki torsi 113Nm (83 lb.ft) dan peningkatan tenaga sebesar 6 horsepower menjadi 199 hp.

 


Peningkatan performa dari RR terbaru ini berkat cylinder head, intake camshaft dan intake valves yang telah dirancang ulang, yang menghasilkan system pembakaran lebih sempurna, sehingga mampu untuk meningkatkan tenaga dari RR.

Faktor lain yang meningkatkan performa adalah exhaust system yang bukan hanya menghasilkan suara yang merdu, tetapi juga dari segi horsepower dan torsi serta lebih ringan sebesar 3 kilogram.

Sehingga dari 5,000 rpm keatas, RR dapat berakselerasi dengan cepat serta memberikan keleluasaan pada pengendara untuk berakselerasi dengan cepat dan menjaga momen puntir di rentang 9,500 rpm (112Nm) dan 12,000 rpm (113Nm).



Struktur dan geometri sasis yang terbaru, untuk pengendaraan yang presisi dengan pengendalian terbaik. Dipadukan dengan Dynamic Damping Control (DDC) yang di adopsi dari HP4.

RR memiliki kerangka yang lebih ringan dan perpaduan antara rigidity dan flexibility. Dengan geometri sasis yang telah dioptimalkan, sehingga mampu untuk menghasilkan pengendalian yang baik, peningkatan traksi, serta feedback yang baik kepada pengendara.

Namun bisa dipastikan BMW S 1000 RR yang dihadirkan di Indonesia sudah memiliki fitur Dynamic Damping Control (DDC) yang diadopsi dari S 1000 RR HP4, sehingga pengendara dapat mengatur system suspensi sesuai dengan kebutuhan.