Pengerjaan sebuah restorasi motor klasik seringkali menghasilkan sesuatu yang mengagumkan. Sebagaimana harusnya sebuah restorasi, pengerjaannya bakal membawa lo kembali melihat sebuah motor ke masa kejayaannya, atau seenggaknya kepada masa motor tersebut penuh dengan kenangan berarti.

Ducati adalah salah satu pabrikan motor yang sering mempersembahkan gelar juara di berbagai ajang balap motor. Salah satunya adalah Le Mans TT. Pada ajang tersebut, salah satu yang terkenal adalah Ducati 900SS yang dikendarai oleh Mike Hailwood pada 1978. Namun, ada satu juara lagi yang terlupakan oleh banyak orang, yaitu Ducati 250 Mach 1 yang dikendarai oleh Alistair Mike Rogers pada tahun 1969.



Harné Heuvelman dari bengkel modifikasi motor klasik asal Belanda, Back To Classic pun menemukan satu unit Ducati Mach 1 yang ia beli dari Inggris. Keadaannya cukup mengenaskan karena sering digunakan untuk balapan pada masanya.

Seperti kebanyakan restorasi, Harné dan sang ayah memulai proyeknya dari bagian body. Mereka memasangkan beberapa part yang hilang, bahkan harus menyatukannya dengan beberapa part baru.



Tangki bensin adalah salah satu bagian mengenaskan dari motor yang direstorasi ini. Keadaannya saat didatangkan ke Belanda berkarat dan ada bagian yang berlubang. Mereka pun melakukan pengelasan pada bagian yang berkarat dan berlubang sebelum akhirnya dibentuk ulang dan dipersiapkan untuk dicat.



Mesin juga mendapat banyak perbaikan. Keadaannya yang udah lumayan parah perlu mendapatkan perbaikan di banyak bagian. Mereka harus mencari beberapa komponen baru yang cocok dengan mesin klasik satu ini supaya Ducati 250 Mach 1 masih punya feel performa yang sama dengan masa jayanya.

Back To Classic tentunya ingin mempertahankan performa mesin dari sang juara seperti masa lalu. Soalnya, bisa dibilang Ducati Mach 1 mungkin adalah motor 250 tercepat pada masanya. Itulah kenapa motor yang diproduksi tahun 1966 ini bisa jadi juara di Le Mans TT tahun 1969.

Hasilnya, lo bisa lihat motor ini keluar dari bengkel dengan keadaan yang segar. Sama seperti saat pertama kali dirilis, tentunya dengan beberapa penyesuaian karena ada komponen yang menggunakan komponen modern.



Kayaknya lo yang pecinta motor klasik bakal suka dengan hasil restorasi satu ini, Bro.