MV Agusta Bakal Garap Motor Kelas Menengah

LAZONE.ID - Pabrikan Italia itu kini dibebani oleh target penjualan demi bersaing dengan pabrikan Jepang.

MV Agusta butuh keamanan finansial sehingga membuat mereka memulai serangkaian strategi, salah satunya membuat motor model kapasitas menengah. Selain itu, mereka juga bakal memperbarui motor premiumnya.

Terungkap dalam sebuah pernyataan dari merek Italia yang ikonik sebagai bagian dari rencana bisnis lima tahun MV Agusta, modal tersebut seluruhnya dikucurkan dari keluarga Sardarov, yang telah menjadi pemangku kepentingan utama di perusahaan.

Selama lima tahun ke depan, MV Agusta menargetkan volume penjualan 25.000 motor, yang akan didorong oleh model premium yang lebih signifikan. Mereka juga bakal memperluas ke kisaran ukuran menengah untuk melawan Kawasaki, Honda, Yamaha dan Ducati.



Intervensi keluarga Sardarov yang berasal dari Rusia datang setelah Sardarov diangkat sebagai Ketua Dewan dan CEO pada bulan Desember 2018.

"Selama lima tahun ke depan, perhatian MV Agusta akan difokuskan pada pengembangan jaringan penjualan dan layanan, sambil berinvestasi dalam pengembangan produk dan mempertahankan upayanya dalam digitalisasi dan inovasi," kata Sardarov.

"Kami berkomitmen untuk memberikan produk terbaik dan tolok ukur dalam industri motor dalam kualitas, desain dan teknologi. Akhirnya MV Agusta memiliki semua alat untuk melakukannya.

"Bersama dengan manajemen, kami bekerja untuk melaksanakan rencana bisnis dan kami perlu meningkatkan staf dan dedikasi kami. Ini juga akan berdampak positif bagi masyarakat setempat dalam hal pekerjaan dan manfaat industri terkait area Varese."

Sardarov mengatakan bahwa perlu untuk menjual 2.500 model setahun untuk mencapai titik impas, target yang dapat dicapai dengan nyaman dan target yang - oleh investasi Sardarov sendiri - memungkinkan untuk merencanakan lebih banyak lagi masa depan yang ambisius.

Anehnya, pengumuman ini tidak menyebutkan kesepakatan yang kabarnya mereka tengah menggarap motor 350-500cc oleh perusahaan China.