Rider Keren: Kudu Ngelotok 5 Poin Ini

LAZONE.ID - Sebagai pengguna jalan raya, penting banget untuk memahami berbagai karakter pengendara motor.

Sebagai pengguna jalan raya, penting banget untuk memahami berbagai karakter pengendara motor. Bukannya kepo, tetapi agar bisa saling mengantisipasi, bukannya malah bikin saling bete. Yang naik mobil sebel sama pemotor, sementara yang naik motor juga bete sama yang nyetir.

"Kalau pengendara motor atau rider yang keren, tentu rider yang juga peduli dengan pengguna jalan lain. Nggak hanya memikirkan safety riding tetapi juga devensive riding," buka Rifat Sungkar, dari Rifat Devensive Labs, yang kini rutin melatih safety riding dan devensive riding pengendara motor, temasuk pengendara Gojek.

Kalau loe naik motor, agar kenikmatan loe di jalan makin maksimal, elo mesti jadi rider keren. Ciri-cirinya, ngelotok soal 5 hal ini.

1.Taat Aturan Lalu Lintas.

Rider, juga pengguna jalan. Jadi kudu sadar bahwa masih banyak pengguna jalan lain yang ingin aman dan selamat sampai di tujuan. “Aturan yang paling sering dilanggar dan sangat membahayakan buat pengendara dan pengguna jalan lain adalah, melawan arah,” ujar Rifat mencontohkan. Itu jelas-jelas outlaw dan enggak keren banget deh!

2.Perlengkapan Standar Aman

Kepala dan tubuh kita itu aset berharga, jadi harus dijaga. “Perlengkapa berkendara itu bagian dari protect diri sendiri. Agar aman dan selamat selama berkendara, maka kelengkapan standar, seperti helm, jaket, sepatu, dan lainnya,” terang Rifat.

3.Peduli Pengguna Jalan Lain

Rider keren sadar, pengguna jalan lain juga punya hak yang sama, terutama dengan pejalan kaki. Jangan semena-mena menyerobot hak mereka dengan alasan macet. Jangan meng-occupasi trotoar dan zebracross, ya bro! "Berhenti di belakang garis adalah wajib dan bukti pengendara menghargai penyeberang jalan," tegas Rifat.

4. Jaga Emosi

Rider kota besar seperti Jakarta sekarang seperti raja jalanan. Nggak pernah bisa merasakan macet karena motor gampang diajak selap-selip. Kalau nyenggol mobil, mereka seringkali lebih galak ketimbang korbannya, yaitu pengendara mobil. “Pengendara motor sangat gampang terpancing. Menjaga emosi tentu akan jauh lebih baik,” harap Rifat.

5. Tingkatkan Skill & Pengetahuan

Lalu lintas yang makin penuh seperti sekarang ini, butuh pengendara yang punya skill dan pengetahuan naik motor yang aman, untuk diri sendiri dan orang lain. "Ikut seminar, diskusi baik di komunitas atau klub, bagian dari menambah skill. Memang nggak semua ilmu itu akan terserap semuanya, tetapi minimal setiap ikut pasti ada ilmu yang diingat, walaupun sedikit," papar mantan pembalap ini.