Istilah “alien” biasanya digunakan pada sesuatu yang terlihat seperti bukan berasal dari dunia ini. Dalam dunia sepak bola, orang-orang mengenal Lionel Messi sebagai alien karena skill individunya yang di atas level manusia normal. Di MotoGP, lo pasti tau Marc Marquez yang dijuluki “Baby Alien” karena skill balapnya yang sangat luar biasa sejak usianya yang masih sangat muda.

Begitupun dalam hal modifikasi motor, istilah alien pun dipakai buat menggambarkan sesuatu yang kelihatan gak lazim buat manusia atau skill modifikasnya yang luar biasa.

Kayak motor yang satu ini Bro, sebuah karya dari Jay Donovan. Jay sendiri adalah seorang pengrajin logam asal British Columbia, Kanada.

Saat itu, Bobby Haas pendiri dari Haas Museum yang mengoleksi motor meminta dirinya untuk membuatkan sesuatu agar bisa masuk jadi koleksi museum.

Balutan logam untuk bodywork motor ini mungkin terlihat gak asing buat para pecinta film. Warna dari logamnya mirip dengan robot T-1000 yang jadi antagonis dalam film Terminator 2: Judgement Day.

Seluruh bodywork dan rangka dibangun sendiri dari nol oleh Jay Donovan. Bagian rangka motor ini dibuat dari bahan chromoly steel, bahan baja yang biasa digunakan untuk rangka sepeda.  

Kualitas pengerjaan yang dilakukan oleh Jay terlihat dari bagaimana finishing dan detailing diterapkan olehnya pada semua bagian dari body motor ini. Warnanya yang mulus mengkilap emang jadi salah satu daya tarik utama karyanya.

Untuk bagian roda yang punya gaya seperti roda MotoGP ini, Jay dibantu oleh Stephen Hood dari Vintage Rims di Australia.

Motor buatan Jay sendiri adalah sebuah motor elektrik yang ditenagai oleh mesin Motenergy ME1507. Mesin ini mampu menghasilkan daya sebesar 14,5 kw.

Wajar ya Bro motor ini dan Jay Donovan dijuluki “alien”. Soalnya, lo bisa liat sendiri skill pengerjaan dan desainnya yang luar biasa dan bisa dibilang di luar bayangan orang-orang pada umumnya.