Para pecinta film kayaknya bakal setuju bahwa ‘Fight Club’ dan ‘The Dark Knight’ adalah dua di antara film-film terbaik yang pernah ada.  Keduanya emang keliatannya gak punya hubungan apapun secara cerita, ‘Fight Club’ yang tayang pada tahun 1999 dibintangi oleh Edward Norton sebagai Tyler Durden, dan ‘The Dark Knight’ pada tahun 2008, yang mengangkat nama Heath Ledger sebagai Joker. Bahkan, kedua film tersebut menawarkan tone yang berbeda.

Muncul sebuah teori bahwa, ada keterkaitan antara dua film legendaris ini. Soalnya, cerita Tyler di ‘Fight Club’ dianggap jadi backstory yang sempurna buat Joker di film ‘The Dark Knight’.

Sesuatu yang mungkin bisa langsung lo lihat dari sosok Joker adalah luka di wajahnya yang bikin dia seolah selalu tersenyum. Nah, alasan di balik terciptanya luka inilah yang bisa jadi penghubung antara cerita Tyler Durden dan Joker.

Dalam ‘The Dark Knight’, Joker selalu memberikan alasan yang berubah-ubah mengenai asal-usul lukanya. Hal ini bikin semua cerita yang dirinya berikan gak ada yang bener. Di akhir film ‘Fight Club’, lo juga bisa lihat gimana Tyler menembak mulutnya sendiri mambuat ada luka berlubang di wajahnya. Merekonstruksi luka tersebut bisa aja jadi penyebab luka permanen yang ada di wajah Joker.

Selain itu, Tyler dan Joker juga punya kesamaan lain. Mereka berdua adalah sama-sama orang yang membawa kekacauan di mana mereka berada. Orang yang muncul dengan teori ini mengatakan bahwa Tyler sebenernya koma karena luka tembak di wajahnya tersebut, lalu menjalani kehidupan sebagai kriminal ketika sadar dan menjadi Joker.

Meskipun terdengar keren buat para penggemar, Christopher Nolan menolak untuk berbicara tentang apakah kisah Tyler jadi inspirasinya untuk karakter Joker. Tapi, tetep aja ini jadi teori yang seru buat dibicarakan untuk para penggemar.

Di samping itu, keinginan fans untuk kisah masa lalu Joker akhirnya bisa terlaksana dengan tayangnya film Joker versi Joaquin Phoenix dalam waktu dekat.