Karya-karya film anak bangsa memang gak ada matinya. Koleksi penghargaan yang dikumpulkan secara kolektif oleh putra-purtri Indonesia yang diraih dari festival-festival film internasional masih terus bertambah. Kali ini adalah giliran sutradara Yuslam Fikri Ansari dari Komunitas Perfilman Intertekstual Bandung yang unjuk taring di Yamagata Documentary Film Festival 2007, Jepang .
Film garapan Yuslam Fikri atau yang lebih akrab dipanggil Yufik berjudul
Laut yang Tenggelam (The Drown Sea). Film ini adalah sebuah dokumenter yang secara garis besar mencoba menceritakan konflik agraria yang terjadi pada masyarakat Kampung Laut, Segara Anakan. Masalah timbul ketika sedimentasi terus menerus terjadi dari daerah hulu dan menyebabkan pendangkalan laguna Segara Anakan. Akibatknya wilayah Segara Anakan makin lama makin menyempit. Kemunculan tanah timbul juga memakan wilayah laut.
Film
Laut yang Tenggelam, berhasil menyabet penghargaan Award of Excellence untuk kategori New Asian Currents. Ini bukan pencapaian yang sembarangan karena film ini harus bersaing dengan 664 film dokumenter dari 44 negara Asia. Ini juga merupakan film Indonesia pertama yang berhasil membawa pulang penghargaan dari YIDFF. Siapa mau nyusul? [rad]
Sumber foto: yidff.jp